Mario Teguh Akhirnya Resmi Mengajukan Tes DNA

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Mario Teguh Akhirnya Resmi Mengajukan Tes DNA




Image via www.islamnkri.com

Jakarta, Jelasberita.com | Persoalan Mario Teguh dan Ario Kiswinar Teguh, masih belum menemukan titik temu. Elza Syarief, sebagai kuasa hukum Mario Teguh, mengajukan permintaan kepada Disaster Victim Identification (DVI), untuk melakukan tes DNA antara Mario Teguh dan Ario Kiswinar Teguh.

Surat permohonan ditujukan langsung kepada Kepala DVI Mabes Polri pada Kamis (6/10/2016). Surat permohonan itu kemudian diterima pada Jumat (7/10/2016).

“Kami sudah ajukan resmi ke polisi, jadi tinggal menunggu saja,” tutur Elza, Senin (10/10/2016).

Mario Teguh menjelaskan, bahwa dirinya tidak pernah tidak mengakui Ario Kiswinar Teguh sebagai anak yang dilahirkan dalam pernikahannya dengan sang mantan istri, Aryani Soenarto. Mario juga mengatakan dirinya tak pernah menolak apa yang tertulis dalam akta kelahiran Kiswinar.




“Saya, Mario Teguh, tidak pernah tidak mengakui Kiswinar sebagai anak yang dilahirkan dalam pernikahan saya dulu dengan Ibu Aryani, Akta kelahiran adalah dokumen sah negara yang menyatakan hal itu dan saya tidak pernah menolaknya sampai saat ini ” tutur Mario Teguh.

Adapun keinginan tes DNA yang diakujakan Mario, berawal dari dorongan Danu, adiknya yang berprofesi sebagai dokter. Mario menjelaskan, niatnya untuk melakukan tes DNA sudah ada sejak tahun 1991. Namun, permintaan itu ditolak dan akhirnya Mario bercerai dari Aryani, ibu Kiswinar, pada tahun 1993.

“Ini adalah permintaan kami, saya ingin semuanya sama-sama tahu apa yang terjadi,” tutur Mario.

Menurut Mario,hal yang disangkalnya adalah fakta bahwa Kiswinar ialah anak biologisnya.
Sebab, Aryani berkali-kali mengatakan Kiswinar bukanlah anaknya.

Disamping itu Jajaran Polda Metro Jaya akan meminta keterangan Ferry Amahorseya, penasihat hukum Ario Kiswinar. Kiswinar melalui penasihat hukum, Ferry Henry Amahorseya, melaporkan orang yang dianggap sebagai ayahnya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

“Kami akan meminta keterangan saksi pelapor. Dalam kasus ini kan yang melapor penasihat hukum keluarganya,” tutur Hermanto, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi.

Dimana Insiden perseteruan Mario dan Kiswinar, berawal saat Mario Teguh diwawancari Kompas TV di acara ‘Sapa Indonesia Pagi’ dengan judul acara ‘Mario Teguh Menjawab’ pada 9 September 2016 sekitar pukul 07.00 WIB.

Dalam acara tersebut, pembawa acara ‘Mario Teguh Golden Ways’ yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta menyangkal pemberitaan di media sosial Instagram dan Facebook Ario Kiswinar Teguh bukan anaknya. Mario juga menyangkal Ario Kiswinar Teguh secara langsung dan tidak langsung menuduh ario anak hasil dari hubungan gelap Aryani Soenarto dan Mister X.

“Awalnya saya mengira bahwa itu hanya ungkapan kemarahan seorang wanita. Tapi menjelang usia Kiswinar 5 tahun, saya mulai merasa bahwa kata-kata ibu Aryani itu serius. Pada tahun 1991 saya berkonsultasi dengan adik saya, Dr. Danu, seorang ginekolog yang mengajarkan kepada saya tentang konsep fenotype, yaitu analisa untuk menduga kemiripan genetis berdasarkan tampilan fisik. Kemudian Dr. Danu menganjurkan dilakukannya tes DNA untuk memastikan keabsahan genetis Kiswinar sebagai anak saya, dalam menjawab sangkalan ibu Aryani,” tutur Mario.

Atas kejadian tersebutlah Kiswinar, sebagai korban dirugikan dan melapor ke Polda Metro Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.