Sebar 64,4 Ton Garam Dengan Pesawat Modifikasi Cuaca

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




merantionline.com




merantionline.com

Medan, Jelasberita.com| untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Provinsi Riau, Satuan Tugas (Satgas) telah menyebar sebanyak 64,4 ton garam. Hal ini dilakukan untuk upya memodifikasi cuaca guna membuat hujan buatan.

Mayor Ferry Duwantoro salah satu anggota Satgas Udara Karhutla Riau, di Pekanbaru, Kamis (6/10/2016) mengatakan, total garam yang di sebar pada kami 64,4 ton garam dan masi tersisa 9 ton garam.

Program TMC yang dilakukan BPPT bersama dengan satuan tugas kebakaran hutan dan lahan Satgas siaga darurat Karhutla Riau dimulai sejak pertengahan Juli 2016 lalu. Awalnya, operasi TMC tersebut menggunakan pesawat Cassa 212 dengan registrasi PK-PCT. Namun, pesawat yang telah menyebar 40 ton garam itu diperbantukan ke Sumatera Utara.

Dan kini, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan pesawat jenis yang sama dngan nomor registrasi A-2107 demi upaya memodifikasi cuaca.




Mayor Ferry Duwantoro mengatakan bahwa pesawat yang mengangkat satu ton garam tersebut telah beroperasi setiap hari dengan sasaran awan Cumulus pada ketinggian 9.000 hingga 12.000 kaki. Dengan begini diharapkan dapat mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla.

Beberapa wilayah yang telah disemai garam yakni wilayah pesisir Riau seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Siak. Kemudian penyemaian garam juga dilakukan di langit Pelalawan, Kampar, dan Indragiri Hilir.

Data yang dihimpun dari Satgas siaga darurat, Karhutla yang terjadi hampir merata di Riau sejak Januari 2016 hingga kini telah menghanguskan sekitar 3.743 hektare. Sementara itu sejauh ini Polda Riau telah menetapkan 95 tersangka dalam perkara Karhutla termasuk dua diantaranya korporasi, PT WSSI dan PT SSP.

Leave a Reply

Your email address will not be published.