Jokowi Menyaksikan Operasi Angkasa Yudha 2016

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Jokowi Menyaksikan Operasi Angkasa Yudha 2016
Image via www.lensaindonesia.com

Jakarta, Jelasberita.com | Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka HUT ke-71 TNI, melakukan latihan tempur (Operasi Angkasa Yudha 2016). Aksi ini akan melibatkan 2.200 personel, 73 pesawat tempur, pesawat angkut hingga helikopter. Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam kunjungan kerjanya, turut hadir menyaksikan latihan tempur TNI Angkatan Udara di Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Lokasi latihan berdekatan dengan perairan Laut China Selatan. Kamis (6/10).

Presiden Jokowi beserta rombongan (Ibu Negara Iriana, Menko Polhukam Wiranto, Menlu Retno Marsudi, dan Seskab Pramono Anung) menempuh perjalanan selama dua jam, menaiki pesawat TNI AU Boeing 737-400 berangkat dari Base Ops Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Ranai, Kepulauan Natuna, pada sekitar pukul 07.00 WIB.




Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Bandara Ranai. Mereka akan menyaksikan Operasi Angkasa Yudha 2016. Presiden segera meninjau alutsista TNI AU, yaitu Sukhoi Su 27/30, T-50i, Hawk 100, dan Super Tucano beserta sejumlah persenjataannya.

“Setibanya di Bandar Udara Ranai, Presiden Joko Widodo akan melakukan peninjauan Static Show Peralatan Tempur. Usai mendapat paparan, Presiden Joko Widodo langsung menuju panggung acara untuk menyaksikan Manuver Latihan Tempur Angkasa Yudha 2016,” tutur Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Operasi Angkasa Yudha 2016, dilakukan di arela dengan luas sekitar 1.900 kilometer persegi. Aksi tersebut menggunakan 48 unit pesawat tempur itu berasal beberapa skuadron udara TNI AU, yaitu:
1. Skuadron Udara 3 TNI AU (F-16 Fighting Falcon Block 15OCU/Iswahyudi),
2. Skuadron Udara 15 TNI AU (T50i Golden Eagle/Iswahyudi),
3. Skuadron Udara 1 TNI AU (Hawk 109 dan 209/Pangkalan Udara TNI AU Supadio, Pontianak),
4. Skuadron Udara 16 TNI AU (F-16 Fighting Falcon Block 52ID/Pangkalan Udara Utama TNI AU Rusmin Nurjadin, Pekanbaru),
5. Skuadron Udara 11 TNI AU (Sukhoi Su-27-30MKI Flankers/Pangkalan Udara Utama TNI AU Hasanuddin, Makassar),
6. Skuadron Udara 21 TNI AU (EMB-314 Super Tucano/Pangkalan Udara Utama Abdulrahman Saleh, Malang).

Sejumlah pesawat tempur Angkatan Udara, yang terdiri dari Sukhoi 27/30 MK dan F-16 Fighting Falcon, akan melakukan aksi pengeboman kepada sasaran berupa kapal di laut yang berbatasan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan.




Dalam rangkaian peringatan HUT ke-71 TNI , Jokowi juga berkesempatan untuk mengenal berbagai peralatan tempur yang dimiliki TNI. Serta sekaligus untuk menunjukkan kekuatan militer yang dimiliki Indonesia. Selain menghadiri aksi Operasi Angkasa Yudha 2016, Jokowi juga berkesempatan untuk meresmikan Terminal Bandar Udara Ranai. Kemudia, dengan helikopter Superpuma Jokowi dan rombongan menuju ke tempat penyimpanan ikan hasil tangkapan nelayan berkapasitas 3.000 ton di Selat Lampa, guna melakukan peninjauan pembangunan Cold Storage Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKT).

Terakhir Jokowi bersama rombongan sebelum kembali ke Jakarta, akan meninjau Dermaga Apung, Dermaga Beaching TNI AL, Perumahan Zeni Tempur dan Marinir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.