Seorang Ibu Tega Mutilasi Bayi Berusia 1 Tahun

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Seorang Ibu Tega Memutilasi Bayinya Sendiri




Image via http://bukalagi.co.id

Jakarta, Jelasberita.com | Mutmainah, ibu berusia 28 tahun tega mutilasi bayi nya sendiri. Iriawan, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad, menjelaskan bahwa Mud mengikuti ajaran tertentu sehingga menyebabkan dia mendapat “bisikan” untuk memutilasi anaknya Arjuna (1) hingga tewas di Cengkareng, Jakarta Barat.

Mutmainah diduga memutilasi bayi laki-lakinya yang berinisial Arjuna (1) di kontrakannya di RT 04 RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (2/10/2016). Serta melukai kuping anak perempuannya, KLS (2).

Ada kemungkinan Mutmainah tidak kuat mendalami “ilmu” tersebut, Mutmainah mendapat bisikan-bisikan yang mendorong dia sehingga tega memutilasi bayinya.

“Ada kelainan jiwa dari istrinya. Dia juga menuntut ‘ilmu’ tertentu yang mungkin dia tidak bisa menghadapi itu, ada bisikan-bisikan dari yang dia dengarkan, apabila ilmunya bisa sempurna, dia harus mengorbankan anaknya,” tutur Iriawan, Selasa (4/10/2016).




Mutmainah, merupakan seorang ibu rumah tangga. Mutmainah adalah istri dari Aipda Deny Siregar, anggota provost Bidang Propam Polda Metro Jaya. Deny dan Mutmainah telah dikaruniai dua orang anak KAR (3) dan Arjuna (1).

Jasad Arjuna (1), korban mutilasi bayi oleh ibu kandungnya, telah dimakamkan pada hari Senin 3 Oktober pukul 23.30 WIB. Bayi tersebut dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Gadog, Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

“Iya semalam dimakamkan, abis dari RS Polri, sekitar pukul 23.30 WIB langsung dikuburkan,” tutur Wahid (35), kakak kandung Mutmaimah.

Iriawan juga menjelaskan, Mutmainah sudah menuntut ilmu tertentu selama dua tahun belakangan ini. Namun Iriawan menjelaskan secara merinci ilmu apa yang dipelajari oleh Mutmainah.

“(Alasannya) dia hanya ingin hidup sempurna saja. Nanti kita akan dalami terus,” tutur Iriawan.

Sebelumnya Mutmainah bersama keluarganya, tinggal di kamar kontrakan Jalan Jaya 24, RT 04 RW 10, Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Masyarakat sekitar selama mengenal Mutmainah, sebagai sosok yang suka bersosialisasi dan baik. Sehingga banyak warga menganggap perbuatan Mutmainah diluar dugaan, dan sangat membuat warga terkejut. Mutmainah nekat memutilasi anak kandungnya sendiri sampai tewas.

Prof Dr Adrianus Meliala, Kriminolog UI memberikan analisa terhadap perilaku Mudmainah, yang tega membunuh dan memutilasi anaknya sendiri. Bahwa jika seorang ibu memutilasi anaknya itu sudah hal aneh, tidak mungkin bahkan mustahil. Maka jika hal tersebut sampai terjadi, si ibu pasti sakit jiwanya.

Adrianus meyakini jika dia Mudmainah mengidap skizofrenia akut. Yaitu kondisi gangguan jiwa yang ekstrem, bukan lagi mengidap depresi. Karena jika depresi, Mudmainah akan membunuh dirinya sendiri. Sebab depresi itu tak aktif. Tapi kalau skizofrenia, pengidapnya cenderung aktif dan tak sadar apa yang dilakukannya.

Adrianus menambahkan pengidap skizofrenia, antara satu episode dengan episode dalam kehidupannya tak saling terhubung. Hal itulah yang menyebabkan Mudmainah tidak sadar ketika memutilasi anaknya. Pengidap skizofrenia itu kadang akan terlihat sehat. Pengidap ini bisa dimulai dengan seorang yang sifatnya pendiam maupun introvert.

Leave a Reply

Your email address will not be published.