Empat Petinggi Partai Politik Lawan Pasangan Ahok-Djarot

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Empat Petinggi Partai Politik Lawan Pasangan Ahok-Djarot
Image via viva.co.id

Jakarta, Jelasberita.com | Empat petinggi partai politik membuat komitmen bersama, untuk lawan pasangan Ahok-Djarot (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat) pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Mereka berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 21 September 2016.

Sementara Sandiaga Uno terus bersiaga menanti kabar dari rumah Ketua Umum Partai Demokrat, kurang dari 48 jam menjelang akhir pendaftaran Pilkada DK. Adapun empat petinggi tersebut antara lain, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).




M Romahurmuzy, Ketua Umum PPP, menjelaskan bahwa Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih diharapkan untuk bergabung dengan empat partai lainnya di luar koalisi pengusung Ahok-Djarot yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Nasdem, Partai Hati Nurani Rakyat.

“Gerindra dan PKS memang kami harapkan bersama-sama (lawan pasangan Ahok-Djarot), pertemuan tadi kondusif dan simulatif. Simulatif akan berbagai kemungkinan. Apakah dua atau tiga pasangan. Kami mensimulasikan itu, siapakah nomor satu dan nomor dua ” tutur Rommy.

Sandiaga mengatakan bahwa dirinya merasa lega, Koalisi Kekeluargaan masih mengupayakan persatuan dan memegang komitmen, untuk mengusung satu pasangan calon lawan pasangan Ahok-Djarotdi pilkada.

“Lega, Koalisi Kekeluargaan masih solid,” tutur Sandiaga di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu.




Sebelum Sandiaga dipanggil oleh Ketua Umum Prabowo Subianto, sebelum para pimpinan partai ke Cikeas, untuk membahas skenario pencalonan. Sempat ada kemungkinan Sandiaga diposisikan sebagai wakil gubernur.

“Pak Prabowo ingin Koalisi Kekeluargaan tetap utuh, pokoknya tetap bersatu lah,” tutur Sandiaga.

Sandiaga tidak ikut hadir dalam pertemuan di Cikeas. Suara Partai Gerindra langsung diwakilkan oleh Prabowo. Dalam pertemuan itu, kata Sandiaga, Prabowo mengklarifikasi isu bahwa Gerindra sudah mengunci wagub yang ditawarkan oleh PKS.

Rommy menjelaskan, guna simulasi ini dibuat adalah untuk memunculkan sejumlah nama-nama atau opsi yang akan diusung oleh empat partai di atas. Hanya saja, nama-nama itu masih perlu dikonfirmasi terlebih dahulu, sebelum akan ditetapkan.

“Diharapkan dari simulasi tersebut, akan dapat muncul sejumlah opsi (nama kandidat calon). Sementara opsi tersebut masih perlu di konfirmasi yang di dalam opsi (nama kandidat calon),” tutur Rommy.

Saat ini, kata Rommy, sambil mengonfirmasi nama-nama calon yang akan diusung untuk lawan pasangan Ahok-Djarot, kubunya kini masih mengumpulkan hasil-hasil survei yang masih berjalan. Dari opsi calon ini, tujuannya tak lain untuk menampilkan pasangan calon yang tangguh lawan pasangan Ahok-Djarot.

“Kami juga masih mengumpulkan hasil-hasil survei yang terus berjalan. Sehingga kami bisa menampilkan pasangan yang paling tangguh di Pilkada DKI. Nama-namanya itu hari ini,” tutur Rommy.

Leave a Reply

Your email address will not be published.