Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar SMA Bogor

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  






Image via http://kabar7.com

Bogor, Jelasberita.com| Peredaran narkoba kian marak di kalangan pelajar terjadi di Bogor. Terdapat tujuh pemuda pengedar yang telah berhasil dibekuk Satuan Narkoba Polres Bogor Kota.Adapun ketujuh orang tersangka yang dibekuk berinisial RR (20), SH (18), MF (19), DF (18), HD (21) DM (18) dan CY (19).

Rata-rata pelaku pengedar narkoba tersebut baru lulus sekolah menengah atas (SMA). Polisi menangkap mereka pada lokasi yang berbeda di wilayah Kota Bogor.




Narkoba yang akan diedarkan dibuat dalam paket kecil yang disesuaikan dengan kemampuan daya beli pelajar. Satu paket ganja ukuran kecil atau disebut dengan paket hemat dijual seharga Rp50 ribu, paket ganja tersebut akan diedarkan di tempat-tempat tongkrongan pelajar di Kota Bogor

Dua dari tujuh tersangka ditangkap saat pesta narkoba di dalam rumah di Tegalgundil. Kapolres Bogor Kota AKBP Darwis Permana menjelaskan lokasi penangkapan di sebuah rumah di Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (29/8/2016). Dua orang yang telah berhasil ditangkap beinisial RR (20) dan SH (18).

Penangkapan bermula dari adanya keresahan masyarakat dengan peredaran narkoba yang terjadi dilingkungan mereka, sehingga masyarakat melaporkan bahwasanya terdapat rumah di Tegalgundil yang kerapkali digunakan sebagai tempat pesta dan transaksi narkoba.

Polisi segera terjun ke lokasi dan dari hasil pengebrekan tertangkap dua orang pengedar narkoba. Dari penangkapan dua orang tersebutlah kemudian polisi melakukan pengembangan untuk menangkap lima tersangka lainnya.




Adapun jenis narkoba yang mereka telah edarkan kepada para pelajar SMA di kota Bogor adalah ganja dan sabu. Barang bukti yang berhasil ditemukan pada saat melakukan penangkapan yaitu 36 paket ganja kering siap edar seberat 1,2 kilogram dan narkoba jenis sabu seberat 1,1 gram.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketujuh tersangka akan dijerat dengan tiga buah pasal yaitu, Pasal 111, 112 dan 113 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Polisi belum berhenti sampai disitu, polisi masih terus mengembangkan kasus terkait peredaran narkoba di lingkungan pelajar SMA Bogor. Dimana Polisi masih memburu siapa sebenarnya pemasok utama dari narkoba yang telah beredar kepada mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.