Ahok Menolak Penghentian Relokasi Menjelang Pemilu 2017

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  







image via www.aktual.com

Jakarta, Jelasberita.com| Menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017 Ketua KPU DKI Sumarno pernah meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk tidak melakukan relokasi menjelang pemilu. Namun saran tersebut ditolak oleh Ahok. Sumarno telah mengatakan hal tersebut sejak tahun lalu, hal ini untuk menghindari kerepotan jika ada kegiatan bongkar-membongkar.

Kali ini penertiban bangunan yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu wilayah Rawajati, Jakarta Selatan. Hal ini menjadi sorotan Ketua KPUD menjelang pemilu 2017. Relokasi tersebut telah membuat data pemilihan berubah-ubah. Sumarno menyarakan hal tersebut dikarenankan data pemilih Jakarta yang kini telah berbeda dengan pendataan Pilkada DKI Jakarta 2012. Dimana banyak pemilih yang sudah pindah ke alamat baru. Salahsatunya dampak dari penertiban warga yang direlokasi ke rumah susun.

Menanggapi hal tersebut Ahok mengatakan, bahwa saat ini warga sudah wajib memiliki e-KTP. Dengan adanya e-KTP masyarakat yang berpindah domisili datang ke TPS dan mendaftar serta di cek namanya.

“E-KTP ini kan gampang sekali untuk melacak (warga) dia pilih di mana pun, nanti dipindahin ke mana saja juga enggak apa-apa kok. Selama ada TPS dia tinggal daftar. Boleh enggak orang yang tidak terdaftar di situ tapi ada e-KTP bisa daftar? Bisa,” sebut Ahok.




Ahok tidak ingin menang di Pilkada DKI dengan hanya bersikap baik dan menunda penggusuran warga. Ahok lebih memilih tetap melakukan banyak penertiban walaupun beresiko kehilangan pendukung. Ahok mengatakan jika hanya untuk mengambil hati rakyat patokannya bukan soal pemilihan.

“Jadi saya sampaikan pada KPU DKI sama Bawaslu DKI, patokan saya bukan soal pemilihan, kalau karena pemilihan saya lebih baik enggak usah (relokasi) dong, baik-baikin supaya mereka simpati sama saya, (akan tetapi) rusunnya siap apa tidak. Kalau siap saya dorong terus (relokasi). Itu aja patokan saya ” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Proses perekaman data e-KTP di Pemprov DKI memang sudah hampir selesai. Pemprov DKI sendiri berinisiatif untuk menjemput blanko ke Pemerintah

Pusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.