Indosat Ooredoo Melihat Masa Depan Trend Teknologi Digital 3 Tahun yang Akan Datang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




 CEO Indosat

Medan, Jelasberita.com | Seiring dengan semakin tingginya permintaan akses internet, perkembangan ekosistem dan perilaku digital pun semakin pesat di Indonesia. Banyak sekali manfaat dari industri teknologi digital yang bisa dirasakan oleh masyarakat.




Tingginya perhatian kepada perkembangan dunia teknologi digital, mendorong banyak universitas membuka lebih banyak kelas yang berhubungan dengan pemrograman. Hal ini sangat baik untuk membentuk generasi muda berpeluang menjadi technopreneur sehingga Indonesia tidak hanya menjadi konsumen aplikasi buatan asing namun juga menjadi pembuat aplikasi yang bisa mendunia.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli memberikan pandangannya tentang perkembangan trend teknologi digital dalam 3 tahun yang akan datang pada acara kuliah umum di salah satu universitas besar, Universitas Pelita Harapan (UPH) Medan. Hal ini sekaligus untuk memberikan informasi kepada mahasiswa tentang jenjang karir dan peluang lain yang bisa mereka capai dengan jalur teknologi digital. Dalam kesempatan ini diberikan beasiswa bagi 2 orang Mahasiswa tahun ajaran 2016/2017 dari Jurusan Informasi Teknologi dan Jurusan Management.

Menurut Rifin Khong selaku ketua panitia dan dosen dari UPH tersendiri mengatakan “Bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo ini sangat bermanfaat dan kemungkinan kita akan menjalin hubungan kerjasama yang baik kedepannya, guna memajukan kualitas dari mahasiswa kita”.

“Melihat antusiasme peserta kuliah umum ini, saya yakin Indonesia segera akan mendapatkan tempat dan perhatian khusus dari industri teknologi dan trend teknologi digital internasional. Kami mendorong agar pemain lokal dapat menciptakan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Tidak ada yang lebih paham masalah dan solusi yang dibutuhkan oleh lingkungan sekitar selain anggota lingkungan tersebut,” ujar Alexander.




 

Pada kesempatan yang sama, Alexander pun mengulas tentang kompetisi inovasi yang bisa diikuti oleh mahasiswa UPH. Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest merupakan ajang tahunan yang mencari technopreneur muda Indonesia yang memiliki ide dan aplikasi yang memudahkan hidup masyarakat banyak. Pada penyelenggaraan di tahun ke-10 ini, IWIC Go Global untuk mensejajarkan talenta digital Indonesia dengan pemain internasional melalui kompetisi penciptaan ide dan aplikasi bertemakan #ChangetheWorld.

 

IWIC ke-10 menghadirkan  berbagai  kategori yang dapat diikuti, salah satunya Special Category for Women & Girls seiring dengan komitmen Indosat Ooredoo untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan melalui program  women connected to mobile internet. Peserta dapat mengirimkan ide dan aplikasi yang mampu membantu aktivitas perempuan baik itu dalam profesinya atau dalam keseharian. Kategori ini dihadirkan untuk meningkatkan jumlah perempuan yang terhubung dengan internet agar kualitas kehidupannya dapat meningkat. Terdapat juga Disabled Category yang berawal dari semangat Indosat Ooredoo untuk menghadirkan dunia digital bagi semua, tidak terkecuali masyarakat yang berkebutuhan khusus.

Selain itu ada juga Kids, Teens, University Student and Public, serta Developers Category yang dapat diikuti oleh peserta sesuai jenjang usia. Seluruh kategori akan berkompetisi untuk ide dan aplikasi di bidang Communications, Lifestyle, & Education; Multimedia & Games; Utility (tools, security, ideas/apps for disabled); tourism; dan Social Innovation. Peserta dapat membuat ide dan aplikasi untuk diaplikasikan di sistem operasi Android, Apple, Symbian, Blackberry, dan Windows Phone.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.