Polisi Norwegia tilang dirinya sendiri

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




polisi norwegia

Di Norwegia, hukum benar-benar mengatur segalanya dan tak ada namanya ada warga kebal hukum. Hal ini juga berlaku pada aparatur negara di sana, mereka tidak segan-segan untuk menghukum dirinya sendiri bila memang melanggar aturan. Seperti yang baru saja dilakukan oleh Arne Stavnes, seorang polisi yang bertugas di Pulau Utoya, 28 kilometer dari Ibu Kota Oslo. Stavnes memberikan hukuman pada dirinya sendiri dengan cara menilang dirinya karena melanggar aturan.




Awalnya, foto Stavnes sedang mengendarai kapal cepat menjadi perbincangan warga hingga masuk ke dalam surat kabar. Tak ada yang salah sebenarnya karena Stavnes mengendarai kapal cepat milik kepolisian untuk melakukan patroli mengitari pulau. Namun yang menjadi keresahan warga adalah saat itu Stavnes tidak mengenakan jaket pelampung sesuai standar keselamatan.

Dilansir dari Kantor berita AFP, Rabu (27/7), pergunjingan warga tersebut meluas hingga ke media sosial. Stavnes dianggap menjadi polisi yang tidak memberikan contoh baik bagi warganya. Sesuai undang-unang yang berlaku di Norwegia, pengendara dengan panjang kendaraan 8 meter atau lebih wajib mengenakan jaket pelampung.

Sejak kejadian tersebut, dalam hitungan jam Stavnes langsung melakukan permohonan maaf pada warga melalui akun Facebook pribadinya. Beserta permohonan maaf terdapat beberapa poto yang turut diunggah, yaitu foto bukti pelanggaran serta slip setoran denda sebesar 500 Kroner atau sekitar Rp 764 ribu ke kas negara sebagai ganjaran atas keteledorannya.

Tak heran bila Stavnes bertindak seperti itu karena memang kepolisian Norwegia merupakan salah satu institusi penegak hukum paling dihormati di seluruh dunia. Tentu saja hal ini berbeda jauh dengan apa yang terjadi di Indonesia.




Sebuah survei yang dilakukan pada 2015 menyatakan hampir 80% warga Norwegia percaya akan pelayanan jujur dan profesional dari polisi mereka.

Bahkan pada Februari silam, perintah untuk tidak membawa senjata api oleh polisi ketika berpatroli telah diberikan karena memang tindak kejahatan di negara kawasan Skandinavia itu tercatat index kejahatannya hanya 30,11 dengan urutan 69 di dunia yang artinya negara ini sangat aman. Bila dibandingkan dengan Amerika Serikat sebagai negara paling makmur di dunia namun memiliki index 55,8 dan berada di urutan 30 dunia untuk tingkat kejahatan.

Negara lain yang lebih dulu menerapkan kebijakan tidak membawa senjata api saat berpatroli adalah Islandia dan Irlandia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.