Mengenal Michael Sayman, pegawai termuda Facebook

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




michael sayman

Tidak ada yang pernah mengira bahwa Facebook memiliki pegawai termuda di perusahaan mereka, yaitu Michael Sayman, 19 tahun. Ia berprofesi sebagai programmer di sosial media terbesar di dunia itu. Namun sebelum menjadi programmer di sana, kisah panjang sempat dicatatkan Sayman di usianya yang masih terbilang remaja.




Walau ia adalah remaja yang harusnya memiliki dunia yang ceria dan penuh suka cita, namun Syaman tidak menghabiskan masa mudanya dengan berfoya-foya. Datang dari keluarga tidak mampu membuat Sayman menjadi orang yang pantang menyerah.

Sejak berusia 13 tahun, Sayman sudah kenal dengan dunia aplikasi pada smartphone. aplikasi pertama yang ia buat berasal dari ketertarikannya saat Steve Jobs membuka toko iOS App Store pertama kalinya. Sayman membuat aplikasi dari ‘Club Penguin’.

Sayman kecil memiliki blog yang isinya berbagai macam tips dan trik seputar game, harapannya bila ia memiliki aplikasi mobile maka pengunjung situs miliknya akan meningkat. Untuk memenuhi keinginannya itu ia belajar secara otodidak dari tutorial yang ia dapat dari internet dan menghabiskan sekitar $100 sebagai biaya pendaftaran masuk iOS Apps Store.

Perjuangannya tak sia-sia, Club Penguin miliknya ternyata masuk ke dalam 10 aplikasi populer di sana dan Syaman mendapat ganjaran $5000 (sekitar 60 juta rupiah) di bulan pertama sejak peluncurannya. Sayangnya, penghasilan ini tidak bertahan lama sebab Sayman tidak memiliki strategi marketing yang jelas. Ia kembali bangkit dengan aplikasi mobile lainnya dengan nama ‘4 Snaps’. Ia rela menghabiskan 500 ribu rupiah per hari untuk melakukan promosi besar-besaran di Instagram walau kehidupan nyatanya ia hidup pas-pasan di sebuah apartemen kecil. Namun, 4 Snaps akhirnya berhasil menjadi game nomor 1 di iOS Apps Store.




Namun, di saat yang sama pria 19 tahun itu mendapatkan kabar buruk dari sekolahnya, ia dinyatakan gagal ujian di setengah pelajaran saat SMAnya, padahal ia adalah siswa langganan nilai A. Saat yang bersamaan, 4 Snaps membuat Mark Zuckerberg meliriknya dan merekrutnya untuk bergabung bersama Facebook.

Keren ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.