Mengintip Kastil Mewah Seharga Rp 81 Miliar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





bisnis.liputan6.com
bisnis.liputan6.com

Medan, Jelasberita.com| Sebuah Kastil milik Janos Aranyi di daerah Gramercy Park, Manhattan, Amerika Serikat dan berukuran 1.900 kaki, atau sebesar 176 meter persegi ini di jual dengan harga US$ 6,25 juta atau Rp 81 miliar (asumsi kurs Rp 13.111 per dolar AS).

Kastil yang disewa oleh Aranyi sejak tahun 1960 dan akhirnya di beli pada tahun 2013 yang lalu.




Berdasarkan laporan dari Bloomberg, seperti dikutip Kamis (21/7/2016) Janos Aranyi terbilang memiliki jenjang karier yang sukses, baik sebagai seorang mekanik, ahli komputer di Wall Street, hingga penjual berbagai karya seni.

Aranyi merenovasi apartemen setelah berhasil membeli dengan harga US$ 6,25 Juta untuk dapat di jualnya kembali dengan harga US$ 7 juta atau sekitar Rp 91 Miliar.

Namun pada saat itu Aranyi tidak jadi menjual apartementnya tersebut karena harganya sehingga harga kastil tu menurun sebesar US$ 500 ribu atau sekitar Rp 6,5 miliar, dan kembali pada tahun berikutnya di turunkan menjadi US$ 150 ribu atau sekitar Rp 1,9 miliar.

Niat yang teguh dan pantang menyerah Aranyi dalam menjual apartement ini. Lalu pada tahun ini Aranyi kembali menjual apartemennya tersebut namun dengan harga US$ 6,25 juta.




Apartemen ini termasuk apartement unik dari aksitekturnya yang cukup unik, karena terdapat tiang-tiang kayu dan dinding batu di dalamnya. Bukan hanya itu terdapat 2 perapian di apartement itu dengan 4 jendela besar menjulang tinggi di bangunan tersebut.

“Saya memiliki banyak jendela, tetapi rata-rata jendela tersebut terbuat dari kaca berwarna, Anda harus membuka jendela untuk melihat pemandangan, sehingga banyak orang yang kurang tertarik untuk membeli apartemen ini, Saya masih menunggu orang yang tepat yang menyukai apartemen ini,” Ujar Aranyi.

Aranyi sendiri berharap agar apartemennya itu segera laku agar dia dapat pindah ketempat yang lebih kecil.

Dan saat ini, apartemen Aranyi sedang ditawar oleh Michael Moran, Matthew George, dan Stedani Pace.

Leave a Reply

Your email address will not be published.