Harga Minyak Anjlok, Investasi di Sektor Migas Jadi Merosot

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





energitoday.com
energitoday.com

Medan, Jelasberita.com| Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat investasi hulu miga‎s pada semester I 2016 baru mencapai US$ 5,56 miliar. Jumlah investasi pada tengah tahun pertama di 2016 ini berada di bawah tahun lalu karena penurunan harga minyak dunia.

Taslim Z Yunus sebagai Kepala Humas SKK mengatakan bahwa investasi hulu migas pada semester I 2016 mencapai US$ 5,56 miliar, turun 27 persen disbanding investasi investasi pada periode yang sama 2015 yang tercatat US$ 7,74 miliar.




Realisasi investasi sektor hulu migas pada semester I 2016 masih jau dari target bahkan belum mencapai 50 persen dari target sebesar US$ 17,21 miliar.

“Total investas semester I 2016 5,65 miliar masih kecil dibandingkan investasi 2016 belum ada 50 persen,” ungkap Taslim.

Total Investasi semester I 2016 mencapai US$ 5,65 Miliar yang terdiri dari investasi eksplorasi US$ 367 juta, Pengembangan US$ 845 juta, produksi US$ 3,922 juta, dan admistrasi US$ 521 juta.

Memang target dari lifting migas telahh tercapai, namun penerimaan negara dari sector hulu migas  masih rendah. Bila dibandingkan dengan target dalam kerja dan anggaran 2016 sebesar US$ 7,07 miliar, maka realisasi penerimaan negara dari sector hulu migas baru mencapai 59,8 persen.




Taslim mengungkapkan bahwa dalam rencana kerja anggaran, ICP tercamtum US$ 40 per barel. Namun dalam realisasinya rata-rata ICP hanya sebesar US$ 36,16 per barell atau baru mencapai 90,4 pesen dari target sehingga negara lebih kecil dari usai US$ 7,07 miliar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.