9 Kebiasaan milik Jepang ini bikin negeri itu maju

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




kebiasaan jepang

Siapa orang Indonesia yang tidak kenal dengan Jepang? Negara yang pernah menjajah Indonesia selama 3,5 tahun ini terkenal akan kulinernya yang mendunia. Tak hanya kuliner, banyak produk elektronik yang mendunia dari negara ini.




Hal itu menandakan bahwa negara yang dijuluki sebagai negeri sakura itu paling gigih dalam membangun negara maju, dan hal ini diakui oleh negara-negara di seluruh penjuru dunia.

Memang, karena pengaruh letak geografisnya, negara ini jadi rawan bencana. Tapi apa kamu pernah dengar Jepang jatuh miskin? Jawabannya tidak. Justru mereka semakin maju.

Lalu, apa sih rahasia mereka bisa semaju itu? Jangan hanya membaca komik dan makan Sushi saja, ayok kita cari tahu apa rahasia negara ini bisa menjadi bangsa yang maju.

1. Negara pencipta banyak gadget tapi tak melulu gadget di kesehariannya

Muali dari mesin cuci, kipas angin, televisi, hingga handphone yang biasa kita sebut sebagai gadget. Namun, siswa-siswa di Jepang dilarang membawa gadget milik mereka ke lingkungan sekolah. Larangan ini bermaksud untuk mereka lebih fokus dalam belajar, peraturan ini menghapuskan perbedaan antar siswa.




2. Loyalitas tinggi terhadap pekerjaan, lembur? It doesn’t matter!

Karyawan-karyawan di Jepang terkenal sebagai penggila kerja dan pekerja keras. Tidak ada kata terlambat di sana, bahkan terlambat 5 menit saja harus menyertakan alasan yang resmi. Pulang lebih awal adalah hal yang agak memalukan di lingkungan kantor. Dalam melakukan pekerjaan mereka sangat menjunjung tinggi totalitas hingga lembur pun mereka lakukan dengan senang hati.

3. Tak ada istilah ditraktir atau mentraktir. Walau pacaran tetap bayar masing-masing!

Sudah kebiasaan orang Jepang sejak kecil untuk mandiri makanya jangan heran kalau orang Jepang anti sama yang namanya ngutang. Maka jangan heran ketika melihat siswa-siswa Jepang pergi sekolah membawa banyak sekali tas, mulai dari tas yang berisi buku pelajaran, tas untuk bekal makan siang, tas untuk pakaian ganti atau biasanya untuk ekstrakurikuler harus mereka bawa sendiri. Karena terbiasa melakukan apapun sendiri sehingga Ini juga yang jadi alasan kenapa mereka nggak mau ditraktir atau menraktir.

4. Membaca sudah menjadi semacam candu

Pernah melihat foto-foto keadaan kamar orang-orang di Jepang? Ada hal yang tidak pernah lepas dari kamar mereka yaitu buku, baik itu komik ataupun buku pelajaran. Sebagian besar masyarakat Jepang smemanfaatkan waktu luang mereka dengan membaca buku atau apa saja yang memberikan informasi bagi mereka. Orang-orang Jepang biasanya membaca buku pelajaran, komik, majalah, koran dalam bentuk cetak maupun secara elektronik melalui gadget-nya di mana saja, entah itu kereta api, bus, bangku taman apalagi perpustakaan. Budaya membaca ini sudah sangat kental dengan masyarakatnya.

5. Sikap ramah dan santun sudah mendarah daging

Orang-orang Jepang sangat menjunjung tinggi bahasa lokalnya, makanya jangan heran banyak dari masarakat modern di sana tidak pandai berbahasa Inggris. Namun masyarakat Jepang sangat ramah dan bersahabat pada orang lain. Kebiasaan cenderung untuk selalu menyapa dan mengucapkan salam kepada orang yang ditemuinya akan sangat sering ditemui di sana, walaupun yang mereka sapa itu orang asing yang belum mereka kenal. Mereka juga sangat menjaga perasaan orang yang diajak bicara sehingga dalam berkata-kata sangat berhati-hati.

6. Proses adalah salah satu yang paling dihargai di sana.

Di antara semuanya karakter orang-orang Jepang yang satu ini adalah yang paling positif. Karena hampir seluruh orang-orang di negara 4 musim ini tidak langsung puas dengan hasil yang diperoleh. Berorientasi pada hasil adalah kewajiban namun hal paling utama adalah proses mencapainya.

7. Kesehatan menjadi perhatian paling utama di negera asal aktor Takeru Sato ini.

Banyak warga Jepang yang berusia hampir seratus tahun lebih hal itu bisa dikaitkan dengan pola makan mereka selama hidup yang mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur dan makanan sehat lainnya. Selain itu, salah satu faktor umur bisa panjang dan tetap terjaga kesehatannya adalah seringnya orang-orang Jepang memakan makanan yang bersumber dari laut seperti aneka ragam makanan Sushi, nori dan masih banyak lagi.

8. Acung semua jempol yang kamu miliki untuk kebiasaan disiplinnya orang Jepang.

Mengantre dengan rapi dan sabar adalah pemandangan langka di Indonesia, bukan ingin menjelekkan negara sendiri, namun semoga kita sama-sama memperbaiki kebiasaan yang satu ini. Mengantre dengan rapi dan sabar di Jepang adalah pemandangan yang wajar, mereka rela mengantre berjam-jam di sebuah restoran demi makanan yang mereka sukai. Tak hanya makanan saja, orang-orang Jepang memang mengantre dengan rapi dan sabar dalam hal apapun. Saat ditanya alasannya mengapa mereka bisa begitu sabar mengatre jawabannya sederhana, karena itu adalah aturannya.

9. Tradisi dan modernisasi saling berdampingan secara seimbang

Walau telah menjadi negara maju bukan berarti mereka meninggalkan tradisi dan kebudayaan yang menjadi jati diri mereka, mereka akan dengan teguh memegang warisan nenek moyang mereka. Itu mengapa walau telah mempelajari bahasa Inggris mereka tetap tidak banyak menggunakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.