Manakah yang Lebih Sehat, Tomat atau Semangka?

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





uniqpost.com
uniqpost.com

Medan, Jelasberita.com| Vitamin A dan C, Vitamin B dan Potasium, terkandung dalam tomat dan semangka yang memang di akui memeliki nutrisi yang kaya. Tomat dan semangka juga mengandung lycopene pigmen antioksidan yang memberikan warna merah yang diklaim dapat melindungi berbagai jenis kanker.

Menurut beberapa studi, lycopene mungkin memiliki manfaat kardivaskular, termasuk penurunan risiko strole dan menurunkan tekanan darah.




Prof. Penelope Perkins_veazie di North Carolina State University yang telah mempelajari lycopene mengatakan bahwa kita mendapatkan manfaat lycopene dari tomat, baik itu saat tomat dimasak atau direbus. Namun secara segar, Ana bisa mendapatkan manfaat lycopene lebih baik dari semangka.

Semangka dengan warna merah dan tanpa biji akan cenderung lebih baik. Semangka yang demikian akan memiliki lebih banyak lycopene dari varietas semangka lainnya.

Dalam studi kecil, peneliti memberikan jus tomat dan semangka dan mereka menemukan dua kelompok memiliki tingkat darah yang sama lycopene. Dari hal itu Perkins, yang dikutip New York Times Senin (4/7/2016) mengatakan bahwa Lycopene dari semangka mudah diserap ke dalam tubuh.

Meskipun semangka tidak memiliki banyak serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran lainnya, namun buah semangka ini merupakan buah yang bebas lemak, mengandung banyak air dan rendah dengan kalori, sekitar 45 kalori dalam satu potong.




Namun dalam hal ini, banyak juga orang yang khawatir dengan jumlah gula dalam semangka. Tapi menurut Perkins, terdapat sedikit kesalahpahaman. Kandungan gula yang terdapat dalam semangka sebenarnya lebih rendah daripada buah-buah lainnya.

Jennifer McDaniel yang merupakan seorang ahli dier dan juru bicara Academy of nutrisi mengatakan bahwa satu potong semangkan memiliki sekitar 9 gram gula. Hal ini dibandingkan pisang ukuran sedang yang mengandung 14-15 gram gula.

Semangka juga kerap disebut memiliki indeks glikemik tinggi. Padahal, kandungan air yang tinggi membuatnya memiliki glikemik rendah, yang berarti tidak menaikkan kadar gula darah dengan cepat dalam jumlah biasanya di makan.

Jadi, masihkan Anda ragu mengkonsumsi semangka?

Leave a Reply

Your email address will not be published.