Ingin Mencoba Mudik Anti-Mainstream? Cobalah Jalur Mudik Jawa Tengah

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





orbitindo.com
orbitindo.com

Medan, Jelasberita.com| Mudik lebaran 2016 sudah di mulai. Kemacetan selalu mewarnai arus mudik lebaran, walaupun begitu tradisi tahunan yang mempertemukan berbagai kalangan ini tidak pernah absen setiap tahunnya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hadi Santoso, memperkirakan ada 1,3 juta kendaraan pribadi yang akan berjejer melintasi jalan-jalan utama di Jawa Tengah, kapasitas jalan raya yang tak sebanding dengan jumlah kendaraan dapat mengakibatkan kemacetan yang tidak terbendung.




Untuk menyiasati kemacetan, Hadi Santoso menyarankan untuk para pemudik mengetahui dan mengenal jalur-jalur alternative di Jawa Tengah.

Namun, ada beberapa dari jalur-jalur alternative yang memiliki jalur yang anti-mainstream, karena merupakan jalur perpaduan jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota. Dengan perpaduaan jalur yang demikian, para pemudik juga akan suguhkan dengan pemandangan yang keren.

“Jika capek, silakan berhenti, istirahat. Selfie dulu, upload medsos, dijamin tidak akan menimbulkan kemacetan,” kata Hadi.
Berikut ini adalah jalur-jalur alternative di Jawa Tengah, yakni:

1. Untuk pemudik yang akan melintasi Jawa Tengah dan masuk ke Jawa Timur bisa melalui Bantarsari (Brebes)–Ketanggungan–Slawi (Tegal)–Randudongkal (Pemalang)–Bantarbolang– Kebonagung–Wonotunggal–Bawang (Batang)–Sukorejo–Boja (Kendal)–Ungaran–Semarang. Kemudian dilanjutkan dari Semarang–Gubug (Grobogan)–Godong–Purwodadi–Kunduran–Blora– Cepu–Padangan (Bojonegoro).




2. Untuk mengatasi perbaikan jembatan Sipait Pekalongan, bisa melalui Comal kemudian Sragi, Bojong, Wiradesa atau bisa juga ke Kedungwuni lanjut ke Doro, Pekalongan. Setelah dari Doro Pekalongan, bisa lanjut ke Bandar dan masuk ke Bawang (Batang), selanjutnya mengikuti jalur Altrenatif 1.

3. Bagi pemudik jurusan Solo sekitar, setelah keluar Tol Pejagan bisa melalui Ajibarang–Purwokerto –Sokaraja–Kaliori–Banyumas–Klampok–Banjarnegara–Wonosobo–Temanggung–Secang–Lingkar Ambarawa–Bawen.

4. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud untuk menuju Jawa Tengah bagian selatan bisa melalui Pejagan–Ketanggungan–Prupuk–Bumiayu–Ajibarang–Wangon-Kebumen.

5. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud ke Jawa Timur, setelah melalui Semarang ambil arah Ungaran–Bawen–Salatiga–Boyolali–Kartosuro–Surakarta–Sragen–Mantingan Batas Jatim.

6. Bagi pemudik dari barat yang bermaksud untuk ke Jawa Tengah bagian tengah bisa melalui Pemalang–Bantarbolang–Randudongkal–Belik–Bobotsari–Purbalingga–Sokaraja/ Klampok. Atau jika sudah sampai Pekalongan bisa menuju Kajen–Kalibening–Wanayasa–Banjarnegara.

7. Untuk menghindari kemacetan di Kota Semarang, bisa melalui Weleri–Sukorejo–Parakan-Temanggung–Kaloran–Bandungan–Lemahabang/Ambarawa jika mau ke Solo sekitar bisa keluar melalui Bawen, atau jika bermaksud ke Yogyakarta, dilanjut ke Secang–Magelang–Muntilan–Salam.

8. Jalur Pati–Kayen–Purwodadi–Gemolong–Surakarta kemudian bisa melalui Sruwen–Gemolong Palur–Karanganyar–Tawangmangu–Cemorosewu. Atau, dari Surakarta–Sukoharjo–Wonogiri– Biting/batas Jatim, bisa juga dari Wonogiri-Ngadirojo–Giriwoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.