2 Pelajar Indonesia Di tahan Di Stasiun Karena Bom Turki

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





internasional.republika.co.id
internasional.republika.co.id

Medan, Jelasberita.com|  Kota Istanbul diterjang teror bom yang menyebabkan setidaknya 36 orang jadi korban jiwa. Namun Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia Turki, Azwir Nazar, mengatakan bahwa kondisi di Negara tersebut mulai berangsur-angsur membaik atau normal.

Bandara udara, Metro bawah tanah dan kendaraan umum maupun taksi sudah berjalan normal kembali, jelas Azwir.




Azwir menambahkan bahwa ada dua pelajar Indonesia yang mengalami penundaan penerbangan akibat penutupan bandara. Namun menurut kabar terakhir yang di terima, dua pelajar tersebut telah berada di bandara.

Kedua pelajar Indonesia tersebut sempat di tahan malam itu di Stasiun Yeni Bosna namun sekarang sudah berada di bandara. Kedua pelajar itu sedang mengantri tiket untuk penjadwalan ulang pesawat Turkish Airlines.

Ada seorang WNI yang bekerja di Jerman juga menambahkan bahwa kedua pelajar tersebut akan sedang melakukan transit di Istanbul menuju Indonesia dan bertahan beberapa jam dalam pesawat yang mereka naiki.

Pada selasa, 28 Juni 2016 malam, aksi teror terjadi di Bandara Ataturk di Istanbul, Turki, pada saat di tengah bulan puasa suci Ramadhan.




Sampai sekarang jumlah korban jiwa dalam kejadian pengeboman it uterus berambah. Data teranyar CNN yang di peroleh dari perdana Menteri Turki Menyebutkan bahwa 36 orang meninggal dunia dan 147 lainnya terluka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.