Kegiatan Menyenangkan Dapat Meningkatkan Perkembangan Otak Bayi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





dokteribu.com
dokteribu.com

Medan, Jelasberita.com| Setiap orangtua pasti mendampaka anak yang cerdas, unggul dan kreatif pastinya. Bimbingan orangtua semenjak anak masih berusia bayi dapat merangsang kecerdasan anak-anak.

Banyak yang percaya bahwa kecerdasan dan kreativitas merupakan bakat yang di wariskan orangtua pada anaknya. Namun, hal itu tidak akan  berjalan optimal jika tanpa asuhan terbaik dari orangtua.




Seoran dokter anak di Ottawa’s Children Hospital of Eastern Ontario, Kanada, Alyson Shaw wngatakan untuk meningkatkan kerja otak bayi bukan lah sebuah tugas yang kompleks dan merepotkan. Sebaliknya Anda sebagai orangtua dapat melakukannya sembari berman serta mengurus buah hati anda.

Menurut Shaw, ada tiga aktivitas harian yang bisa dimanfaatkan orangtua sebagai ajang untuk belajar dan bermain bagi anak.

  1. Menyusui

Memberikan ASI bagi bayi Anda merupakan waktu yang terbak untuk ibu dan anak. Memberikan ASI juga menjadi moen yang sangat baik untuk meningkatkan kerja otak bayi Anda. Saat menyusui bayi selalu memperhatikan wajah ibu sehingga membuatnya mengenali ragam respin yang tersirat dari paras. Jadi ada sebaiknya ibu menjaga interaktif bersama bayi selama menyusui. Sebab, cara ini bisa membuat mereka belajar dan memahami sejumlah ekspresi dan kualitas emosinal.

  1. Jalan-jalan mengedarai mobil

Apakah anda sering saat berjalan-jalan meletakkan anak anda di belakang mobil menggunakan kursi pengaman bayi dan anda menjadi pasif hanya memainkan ponsel atau mendengarkan musik? Sebaiknya anda jangan melakukan hal itu. Shaw menganjurkan ibu untuk bernyanyi, bercerita dan tertawa bersama bayi kaena hal tiu dapat menarik perhatian bayi sehingga dapat mengembangkan kemampuan berbahasa bayi.




  1. Ganti Popok

Ketika Anda sedang menggantikan popok sang bayi, sebaiknya itu menjadi ajang ibu untuk mengajarkan anak cara berbicara. Aktiflah ibu mengajak berbicara dan bercerita lalu, biarkan sang bayi bereaksi dengan suara-suara khas bayi. Sebab, suara-suara yang diucapkan bayi merupakan langkah awal dirinya mengetahui soal kemampuan bicara.

“Bayi bisa menyadari dan memahami pola aktivitas dari kesehariannya. Tandailah dengan nyanyian yang membuatnya teringat akan kegiatan berdua dengan ibu,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.