Nyaris Kehilangan Tangan karena di Keroyok Geng Motor

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Hariankriminal.com
Hariankriminal.com

Medan, Jelasberita.com| Peristiwa naas ini terjadi pada Jefri Afriadi (30) warga Desa Balamoa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kejadian itu terjadi di Desa Bulakwaru, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Sabtu (25/6/2016) dini hari.

Kejadian ini terjadi saat korban tengah nongkrong di rumah temannya bersama dengan teman-temannya, para pelaku mendatangi korban dengan menggunakan puluhan sepeda motor. Para  geng sepeda motor tersebut langsung mengkeroyok korban dengan senjata tajam yang mereka bawa.




Teman-teman korban langsung berusaha menyelamatkan diri masing-masing, karena mereka tahu tidak dapat berbuat banya di karenakan jumlah mereka yang sedikit. Sementara korban korban menderita luka bacok di bagian kepasa dan tangan di letakkan terkapar di lokasi kejadian. Setelah para pelaku pergi, para warga kemudian menolong dan langsung dibawa ke RSUD dr Soesilo, Slawi dengan kondisi tangan yang hamper putus.

Jefri menyebutkan jumlah pelaku mencapai 30 orang, mereka mengunakan sepeda motor yang rata-rata bonceng tiga. Jefri mengaku mengenali salah satu dari pelaku pengeroyokan terhadap dirinya.

Kapolsek Tarub AKP Supriyadi membenarkan adanya peristiwa naas tersebut. Polisi sedang mengejar para pelaku, terutama otak dari pengeroyokan tersebut yang berinisial L, warga Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

MEnurut Supriyadi, pengeroyokan terjadi karena di picu perselisihan antara korban dan pelaku L yang terjadi tiga hari sebelum kejadian. Saat itu, korban mempermasalahkan tindakan pelaku L yang memukul salah seorang temannya. Lalu motor si pelaku L kemudian dibawa oleh korban. Karena hal itu pelaku datang lagi bersama dengan teman-teman geng motornya yang mungkin tidak terima dengan tindakan korban.




Leave a Reply

Your email address will not be published.