Vaksin Palsu Di Bekasi Dan Tanggerang

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




vaksin palsu

Medan, JelasBerita.com | Jajaran Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskim) polri, menahan 10 orang pemalsu vaksin untuk balita. Komisaris Besar Agung Setya, mengatakan, mereka (Para pelaku Pemalsuan Vaksin pada balita) terbagi tiga kelompok, yaitu: produsen, distributor, dan kurir.




Pengungkapan kasus Vaksin palsu ini berawal dari adanya keluhan masyarakat yang mengaku bahwa balita mereka tetap sakit walau sudah melakukan vaksin. Berbekal laporan masyarakat tersebut polisi langsung menyelidiki kasus tersebut.

Polisi berhasil menemukan bukti yang di dapat di potek AM di bekasi Jawa Barat pada kamis 16 Mei 2016. Dan polisi sekarang menahan pelaku J selaku distributor Vaksin palsu tersebut.

Di apotek IS di kawasan Kramajati, Jakarta Timur juga di temukan adanya vaksin palsus. Lalu penggerebekan pun dilakukan pada tanggal 21 Juni 2016 dan berhasil menangkap MF.

Selanjutnya, polisi juga menangkap tersangaka P dan istrinya S selaku pembuat vaksinn palsu di Kawasan Putri Hijau Bintaro, Tanggerang.




Polisi juga menemukan rumah di Jalan Serma Hasyim dan Kemang Regency Bekasi Jawa Barat yang merupakan rumah untuk memproduksi vaksin palsu dan dari sana di tankap 3 tersangka yakni HS, R, dan H.

Selain itu, polisi juga menangkap T  di tangkap di Jalan Manunggak Sari dan S di Jalan Dilampiri Jatibening, Bekasi sebagai kurir dan pihak Pencetak.

Para tersangka pembuat vaksin palsu ini terancam pasal 197 UU No.36Tahun 2009 tentang Kesehatan dan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Dan juga para Tersangka dikenakan Pasal 62 jo Pasal 8 UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.