Raih Perak, Dengan Mengembangkan Metode Perkalian

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




ms

Medan, jelasberita.com |  Meraih Medali Perak, dua siswa SMMA BOPKRI I (BOSA) Yogyakarta berhasil mengembangkan metode perkalian yang tidak digunakan oleh masyarakat awam dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) region DIY dengan kategori sains dasar bidang Matematika.




Mereka adalah siwa kelas 11 IPA atas nama Brigtta Nathasya Luniasmara dan Amandus Michael Martin. Karya penelitian mereka berjudul  Kotak Perkalian Ajaib Solusi Perkalian Langsung N Bilangan Berdigit R atau yang mereka singkat KPA SOPER LANGANBER.

“Metode ini sendiri menggunakan metode gelosia. Pada intinya sama dengan cara metode perkalian konvensional yang disusun ke bawah itu. Tapi agar tidak membingungkan, kami buat kotak-kotak,” ujar Nathasya.

Sebenarnya metode perkalian kotak ini sudah pernah ada. Menurut studi Literatur yang mereka lakukan sebelum penelitian, metode terebut pernah digunakan oleh ilmuan asal india pada abad kke 12. Fakta tersebut merka dapat dari buku Ensiklopedia susunan DR. Wahidin yang terbit tahun 2013. Dalam buku tersebut juga tidak di keteahui siapa pengguna, penemu dan asal muasal metode perkalian kotak tersebut, tutur Nathasya.

Michael juga menambahkan bahwa mereka telah mengujicobakan hasil penelitian mereka dan hasilnya sangat memuaskan. Tingkat keakuratan jawaban dan efisien waktu pengerjaan soal sangat bagus baik itu perkalian langsung beberapa bilangan sekaligus dengan digt berapa pun.




Michael juga memaparkan bahwa untuk siswa yang jenjangnya lebih rendah seperti SD dan SMP, metode ini cukup menyenangkan sehingga tidak membuat mereka merasa matematika itu susah dan rumit.

Michael pun mengungkapkan bahwa mereka ingin menyebarluaskan hasil penelitian mereka untuk di gunakan siswa lain dari berbagai jenjang. Hal ini merupakan masukan dari para jur OPSI pada mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.