Ingin Olahraga saat Puasa? Perhatikan 5 Hal Ini Terlebih dahulu

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




bulan puasa

Anda adalah salah satu orang yang pantang menyerah untuk tetap ingin ‘memelihara’ kesehatan tubuh dengan berolahraga, maka puasa bukanlah sebuah halangan. Tetapi jangan sampai anda mengabaikan kondisi tubuh yang sedang berpuasa.




Tidak seperti hari biasa, tubuh saat berpuasa berbeda kondisinya. Kemampuan fokus, adaptasi ritme makan, juga kekuatan tubuh tak dapat begitu menunjang saat anda berolahraga. Namun, olahraga tetap bisa dilaksanakan asal memperhatikan hal-hal berikut ini.

1. Waktu berolahraga di kala puasa tergantung dari energi dan jadwal yang Anda miliki

Waktu yang tepat saat berolahraga adalah kira-kira di 4 waktu ini.

  1. Sesaat sebelum berbuka puasa, saat ini tentu tubuh akan merasa terkuras energinya dan bekerja lebih keras namun menu buka puasa dapat menjadi ‘reward’ setelah lelah berolah raga. Kurma adalah menu buka puasa yang baik untuk anda yang usai berolahraga dan membutuhkan asupan banyak energi.
  2. Pasca berbuka puasa, tubuh akan memiliki energi sebab telah memakan menu buka puasa.
  3. Setelah makan malam, atau setelah melaksanakan sholat Tarawih. Makan yang sudah dikonsumsi dapat menjadi energi bagi tubuh.
  4. Sebelum sahur, saat ini makan sahur bisa menjadi ‘reward’ bagi tubuh anda setelah lelah berolahraga.

Jangan sekali-kali berolahraga di siang hari sebab dehidrasi dan cidera menjadi resiko utama. Belum lagi tubuh akan berusaha keras untuk bertahan hingga waktu berbuka.

2. Jangan lakukan olahraga di 7 hingga 10 hari awal puasa

Jangan berolahraga di minggu awal atau 10 hari pertama puasa, sebab tubuh masih sedang melakukan adaptasi dan belum efisien untuk menjadikan sahur sebagai energi. Saat ini tubuh anda masih terbiasa untuk makan sepanjang hari.




Di awal puasa ini tubuh masih akan terus-terusan merasa lapar, letih dan kurang fokus dan hal ini adalah wajar juga tak bisa dilawan. Jadi olahraga bukanlah pilihan tepat di awal puasa. Sebaiknya biarkan tubuh untuk beradaptasi terlebih dahulu dengan kebiasaan puasa.

3. Jadikan olahraga hanya untuk ‘gugurkan kewajiban’

Bulan Ramadhan adalah waktu dimana seorang muslim berfokus pada ibadah lebih dari biasanya. Maka mengurangi instensitas berolahraga tidak akan mengurangi porsi sebab bila makan kita telah diatur oleh sahur dan berbuka hal ini tentu tidak akan berpengaruh. Memang, di bulan puasa tentu olahraga akan menjadi lebih ringan namun hal ini tidak apa-apa dan jadikan olahraga sebagai hal yang ‘menggugurkan kewajiban’ saja.

Menurut pakar, olahraga cardio dengan intensitas rendah atau sedang saja sudah cukup dan merupakan pilihan yang tepat dilakukan di bulan suci Ramadan.

4. Jangan lakukan olahraga yang butuh banyak fokus

Puasa cukup menyita banyak energi, untuk itu lakukan olahraga hanya pada skill yang anda miliki saja. misalnya anda mengusai sebuah posisi sulit dalam yoga, nah coba berfokus pada gerakan olahraga tersebut saja dan jangan pikirkan untuk melakukan olahraga lainnya.

Contoh lainnya yaitu bila anda suka pada permainan bola dan anda menguasai juggling bola, sebaiknya lakukan olahraga hanyadengan melakukan juggling bola saja dan bukannya bermain futsal yang tentu melelahkan.

Namun bila skill anda itupun membutuhkan fokus yang tinggi sebaiknya hindari sebab tubuh yang sedang berpuasa akan mengalami kurang fokus bila tetap akan melakukannya maka anda akan kelelahan berkali-kali lipat dibanding orang berpuasa.

5. Jangan lanjutkan berolahraga bila mengalami kepala pening, aplagi jika tidak sahur

Bila saat anda berolahraga kepala anda terasa pusing atau ening, waspadailah bahwa itu adalah sinyal alami untuk memberitahukan anda bahwa olahraga anda sudah terlalu ‘keras’. Disarankan untuk berhenti atau melanjutkan dengan porsi yang lebih ringan.

Olahraga membutuhkan enerji yang besar, bila anda tidak makan sahur sebaiknya jangan lakukan olahraga karena anda tidak emmiliki sumber energi.

Semoga tips di atas membantu anda dalam cerdas memanajemen olahraga anda di bulan suci Ramadhan ini. Selamat berpuasa!

Leave a Reply

Your email address will not be published.