Sosok Muda Penyelamat Hutan Mangrovee

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Doni Latuparisa
Medan, Jelasberita.com | Doni Latuparisa merupakan seorang Sarjana Antropologi FISIP USU yang memiliki kecintaan terhadap lingkungan. Di usianya yang masih terbilang muda, pria ini sudah sering melakukan kegiatan terkait isu lingkungan. Kecintaan terhadap lingkungan Doni awali dengan mendirikan sebuah komunitas peduli hutan mangrove pada awal tahun 2014.

Komunitas yang bernama Kelompok Mangrove Volunteer Medan (KeMANGTEER MEDAN) ia dirikan dengan maksud untuk menjaga ekosistem mangrove di Sumatera Utara. KeMANGTEER sendiri merupakan sebuah komunitas peduli hutan mangrove yang sudah berdiri di 7 Kota di Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Malang, Yogyakarta, Tangerang, Serang, dan Langsa.




Menurut Doni permasalahan kerusakan hutan mangrove di Sumatera berbeda dengan di Jawa. Di Sumatera khususnya Sumatera Utara, kerusakan hutan mangrove diakibatkan oleh alih fungsi lahan menjadi perkebunan atau di konversi menjadi areal pertambakkan, sedangkan kalau di jawa masalahnya adalah reklamasi. “Berdasarkan data Badan Lingkungan Hidup sumatera Utara, kini hutan mangrove di sumatera utara tersisa 10 % saja dan lainnya sudah rusak,” ujar Doni.

Kegiatan yang dilakukan KeMANGTEER Medan dalam upaya pelestarian lingkungan mangrove di Sumatera Utara antara lain street campaign, talkshow di radio dan televisi, penanaman bibit mangrove, dan mangrove camp. Doni yang kini di daulat sebagai Sekretaris Jenderal KeMANGTEER Indonesia mengatakan bahwa Mangrove memiliki banyak manfaat untuk kita, jadi sudah seharusnya kita jaga bersama. “Dari situ KeMANGTEER hadir di Indonesia sebagai bentuk kepedulian anak muda terhadap ekosistem ini,” tambah pria berusia 22 tahun ini.

Kecintaan dan kepeduliannya terhadap lingkungan membawa Doni Latuparisa menjadi Wakil Sumatera Utara di kompetisi Nasional. Pada awal Oktober 2015 yang lalu, Doni terpilih menjadi wakil Sumatera Utara di ajang HiLo Green Leader 2015, sebuah ajang pencarian pemimpin peduli lingkungan yang diselenggarakan oleh merek susu HiLo. Doni mengikuti karantina selama 7 hari di Jakarta dan Bali, serta Grand Final yang disiarkan secara live di salah satu televisi Nasional.

Doni berharap kepedulian terhadap lingkungan akan terus tumbuh di masyarakat khususnya pemuda di Kota Medan. Bentuk kecintaan terhadap lingkungan bisa seperti membiasakan membuang sampah pada tempatnya, hemat energi, bijak menggunaan air, dan kebiasaaan-kebiasaan lainnya yang mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Let’s Go Green Lifetyle ! (Radix Publisher)




Leave a Reply

Your email address will not be published.