Sumut Berduka, Banjir Bandang di Pelaruga

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




banjir bandang




Pemandian Kolam Abadi di Pelaruga ketika kemarau terlihat jernih dan indah.

Setelah banjir bandang terjadi di wisata alam air terjun Dua Warna pada 15/5 lalu menelan korban sebanyak 22 orang tewas tersapu banjir dan hingga sekarang satu orang belum ditemukan. Tepat dua minggu kemudian banjir bandang kembali terjadi namun di tempat berbeda yaitu di kawasan Pemandian Alam Petar dan Pelaruga, Dusun Galuh, Kecamatan Sei Bingai Kabupaten langkat, Sumatera Utara.

Peristiwa air bandang yang datang secara tiba-tiba itu terjadi pada pukul 14.00 Wib, dengan menelan korban sebanyak 3 orang. Kabar terkini 2 orang ditemukan telah meninggal dunia sedangkan 1 orang masih dinyatakan hilang.

Data 2 orang yang ditemukan dalan keadaan tewas adalah Yohannes Simamora (27) seorang instruktur fitness bertempat tinggal di Jalan Sei Bulan Kecamatan Medan Baru, dan Hadi Santoso (20) seorang mahasiswa dari Sekolah Tehnik Harapan Medan bertempat tinggal di Jl Tri Tura Medan.

Sedangkan korban yang dinyatakan hilang adalah seorang gadis bernama Gloria Maranata Br Simamora (15) asal TB Sumatupang Kecamatan Siantar Utara, Pematang Siantar. Hingga pencarian terakhir malam tadi belum juga ditemukan.




Kedua korban tewas berada di dua rombongan yang berbeda. Korban Yohannes bersama Gloria Maranata dan kedua saudara lainnya yang dinyatakan selamat yaitu Andreas dan Andreasi Simamora. Sedangkan rombongan Hadi Santoso berjumlah 9 orang. Kedua rombongan mendatangi lokasi wisata yang sama yaitu Pemandian Alam Patar Dusun I Desa Rumah Galuh tepatnya di Kolam Abadi.

Kedua rombongan ini dipandu oleh dua orang yang berbeda dari pihak pengelola wisata. Rombongan Yohannes bersama Bayu Sitepu sedangkan rombongan Hadi bersama Berma Sembiring.

Banjir bandang tiba-tiba datang ketika kedua rombongan sedang mandi-mandi di air terjun menyapu semua pengunjung yang berada di dalam kolam pada pukul 14.00 Wib. Selain semua dapat menyelamatkan diri, kecuali ketiga korban naas yang tersapu banjir setinggi 2 meter.

Kedua korban meninggal ditemukan sejauh 500 meter dari lokasi kejadian ke arah hilir, sedangkan satu korban lagi belum ditemukan. Untuk mendapatkan pertolongan kedua korban langsung dibawa ke puskesmas di Kecamatan Sei Bingai.

Leave a Reply

Your email address will not be published.