Miris, Ken versi manusia alami pembusukan hidung

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Miris, Ken versi manusia alami pembusukan hidung

Boneka Barbie memiliki pasangan bernama Ken, dan banyak orang yang mengakui bahwa sosok Ken adalah sosok pria tertampan di dunia. Banyak orang yang mengidolakan pasangan boneka ini dan bahkan tak segan melakukan berbagai prosedur operasi untuk membuat tampilan dirinya semirip mungkin dengan sosok boneka ini.




Hal itulah yang terjadi pada diri Rodrigo Alves, ia telah dikenal sebagai sosok Ken versi manusia. Ia memang telah menjalani berbagai prosedur operasi untuk membuat dirinya tampak mirip dengan sosok Ken. Namun sayang, pria asal Sao Paolo, Brasil itu harus rela menggelontorkan uang sebesar GBP 305.000 untuk membiayai prosedur operasi plastik selama ini.

Dan kini, Alves hendak menjalani operasi hidung yang kesekian kalinya. Pasalnya, dilansir melalui Dailymail (16/5), Alves telah mengalami kegagalan operasi hidung pada Januari lalu. Tulang rawan yang dicangkokan ke hidungnya ternyata ditolak oleh tubuhnya. Sebagian hidung miliknya mengalami nekrosis atau mati dan membuat hidungnya menjadi berlubang serta menyulitkannya bernafas.

Miris, Ken versi manusia alami pembusukan hidung
Sosok Alves sebelum dan sesudah operasi.

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit Malaga, Spanyol. Dokter menyarankan agar Alves menjalani operasi kembali demi mencegah penyebaran infeksi yang lebih parah.

Untuk merekonstruksi hidungnya kembali seperti semula dan Alves bisa bernafas normal maka ia harus menyediakan GBP 50.000. sedangkan keseluruhan operasi membentuk hidungnya kembali ia harus menyiapkan dana setidaknya GBP 355.000, dan itupun dengan resiko yang menunggunya setelah operasi.




Sebelum hidungnya mengalami nekrosis, Alves sempat mengalami komplikasi fatal karena menjalani prosedur pembesaran otot bisep, trisep, dan bahu menggunakan silikon. Silikon tak bekerja dengan baik karena pecah di bawah kulit dan menyebar ke dalam sistem tubuhnya.

Alves sejak kecil memang mengalami Body Dismorphic Disorder (BDD) itulah mengapa tubuhnya tak mampu membentuk otot. Hal ini membuat ia mengalami bully dari lingkungan sekitarnya. Sehingga ia bertekad memperbaiki fisiknya ketika ia dewasa. Itulah mengapa ia sanggup menjalani berbagai macam prosedur pengubahan bentuk fisik.

namun Alves nampaknya tak kunjung puas dan seperti kecanduan untuk terus memperbaiki tampilan fisiknya agar lebih menarik dan akhirnya ia harus menghadapi bahwa hidungnya mengalamai pembusukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.