3 Aksi Berdarah Menodai Hardiknas

aksi berdarah

Masih segar diingatkan kala minggu lalu adalah peringatan Hari Pendidikan Nasional di Indonesia. Namun, di kala itu pula berbagai aksi berdarah mencoreng hari yang patut menjadi momen perenungan mengenai pendidikan anak-anak Indonesia.

Berikut 3 aksi berdarah yang menodai Hardiknas 2016.




1. Mahasiswa Bunuh Dosen UMSU

Kisah pertama datang dari Medan, Sumatera Utara. Aksi berdarah dilakukan seorang mahasiswa tingkat tiga pada salah seorang dosen pengajar. Adalah Roymardo Sah Siregar, mahasiswa Universitas Muhammadyah Sumatera Utara (UMSU) tega menghabisi nyawa dosennya sendiri yang dikenal bernama Nurain Lubis atau biasa dipanggil Bunda Ain tepat pada 2 Mei 2016.

Motif pembunuhan yang dilakukan atas dasar dendam. Menurut penuturan teman-teman tersangka, korban sering mengeluarkannya dari kelas lantaran tidak mau berpakaian rapi saat mengikuti perkuliahan. Sakit hati terhadap korban semakin menjadi ketika korban juga sering mengancam akan memberikan nilai jelek di ujian mendatang kepada tersangka.

2. Mahasiswi UGM Diduga Dibunuh

Tepat pada 2 Mei 2016 malam, Jasad seorang mahasiswi ditemukan di gedung S2 dan S3 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gajah Mada (UGM). Berdasarkan keterangan yang dirilis oleh pihak kepolisian, jasad tersebut adalah  Feby Kurnia, mahasiswi Program Studi Geofisika FMIPA UGM.

Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3 4







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.