Viral, Remaja Berfoto di Atas Kepala Patung Pahlawan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Viral, Remaja Berfoto di Atas Kepala Patung Pahlawan

Sepertinya kita patut mempertanyakan Pendidikan moral bagi generasi muda di Tanah Air. Masih segar diingatan mengenai kasus kejahatan seksual yang dilakukan belasan remaja pad seorang anak perempuan di bawah umur, kini kita harus menyaksikan ualh segelintir remaja yang mencoreng nama bangsa.




Belakangan ini, tersebar foto di internet mengenai sekelompok remaja yang berfoto bersama patung pahlawan. Yang menghebohkan adalah mereka tak sekedar berfoto, namun foto yang mereka ambil itulah yang menjadi masalah. Pose yang mereka lakukan bukan berdampingan dengan sang patut melainkan mereka menduduki kepala patung-patung pahlawan tersebut. Tindakan ini mencerminkan hal yang tidak baik.

002252000_1462641182-Foto_ABG_di_Atas_Patung_Pahlawan

Dengan tanpa rasa malu dan bersalah foto-foto ini mereka unggah ke jejaring sosial. Terang saja dalam sekejap hal ini mengundang berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang mengecam dan marah atas perilaku dari remaja-remaja tersebut.

Seperti postingan dari seorang pengguna Facebook Wahyu Budhi Sulistyo yang mengunggah beberapa foto dari remaja usil tersebut sembari menautkan caption pada foto tersebut dengan bunyi “Bentar lagi pada mewek di seret sama POM AU.”




 

Foto yang dibagikan oleh akun Wahyu telah dibagikan kembali sebanyak 33.675 kali sejak diunggah pada 7 Mei lalu. Sebelumnya ia tidak menyertakan di mana lokasi patung tersebut sehingga banyak yang mengira bahwa patung yang diusili oleh remaja-remaja itu terletak di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Perdebatan mengenai patung tersebut adalah monumen Pacasila Sakti menjadi terbantahkan mengingat di Monumen Pancasila Sakit seluruh patung berdiri sejajar sementara patung yang terlihat di foto tersebut terdapat satu patung berdiri di depan.

Namun ternyata monumen itu adalah tugu Letda Anumerta Sudjono yang terletak di Bandar Betsy, bandar huluan, simalungun, sumatra utara. Komplek tersebut berada di area perkebunan karet PTPN 3.

Berbagai reaksi mengenai foto-foto tersebut semakin banyak diterima di postingan milik Wahyu.

Akun Senno Pratama Wibowo Kisworo menuliskan “Otaknya udah pada besot kali nih, enaknya digampar provost bolak-balik sampe tepar biar tau rasa…”.

Ada pula yang mengaitkan hal ini dengan Pendidikan Moral Pancasila yang telah dihapus dari kurikulum pendidikan sekolah.

“Ini merupakan hasil dari pendidikan setelah Reformasi…PMP (Pendidikan Moral Pancasila) dihapus….bginilah jdinya blm pendidikan yg laen termasuk Budi Pekerti…” tulis akun Gus Memet.

Banyak pula yang mempertanyakan petugas keamanan di tugu tersebut, emngapa anak-anak ini bebas memasuki wilayah tugu penghormatan terhadap para pahlawan.

“Harusnya pemerintah terkait menempatkan setidaknya 1orang petugas yg bertugas menjaga dan merawat tugu tsb dari tangan2 usil seperti contohnya anak2 yg gak punya otak itu, bukan mengabaikan begitu aja kalo tidak mau dirusak atau dijahili” tulis akun Zani Achmad.

Sebelum akun Wahyu Budhi Sulistyo membagikan, postingan sama dibagikan sejak 27 April silam oleh akun Fani Canali. Ia membubuhkan caption “sungguh tidak punya otak dan moral manusia seperti ini,.. MOHON DI SHARE AGAR MEREKA DI TANGKAP OLEH PIHAK YG BERWAJIB,..” bersama 4 buah foto yang sama dengan diunggah milik akun Wahyu Budhi Sulistyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.