Ini Sarapan Terbaik Saat Jalani Diet

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Bagi anda yang sedang menjalani program diet, berikut ada informasi terbaru yang patut disimak. Menurut penelitian terbaru, menu sarapan terbaik untuk menurunkan berat badan haruslah kaya akan protein dan kandungan susu, contohnya yoghurt dan smoothie.

Sebab, menu yang kaya akan protein ini bermanfaat untuk meningkatkan regulasi glukosa darah juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.




Peneliti dari Tel Aviv University melakukan perbandingan menggunakan tiga pilihan sarapan yang berbeda-beda dengan masing-masing memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang berbeda.

Sarapan dengan protein tinggi

sarapan terbaik

Sarapan yang tinggi akan kandungan protein adalah makanan yang mengandung susu. Dalam 12 minggu, pelaku diet yang menggunakan makanan mengandung susu untuk sarapannya kehilangan lebih dari satu stone dari berat badannya. Sarapan dengan menu kaya akan protein ini dipercaya emmiliki kandungan protein Whey yang berfungsi menekan hormon ghrelin atau hormon pembuat rasa lapar.

Sarapan dengan protein pilihan

sarapan terbaik




Telur orak arik

Sarapan ini menggunakan bahan makanan seperti kedelai, telur dan ikan tuna. Selama 12 minggu, pelaku diet dengan sarapan ini hanya kehilangan 0,9 stone dari berat badannya. Berbeda dengan sarapan kaya akan protein dari susu, sarapan dngna protein pilihan memang mengandung asam amino tinggi yang bermanfaat untuk mengatur kadar insulin.

Sarapan dengan karbohidrat tradisional

sarapan terbaik

Berbeda dengan dua sarapan di atas, pelaku diet dengan menggunakan makanan karbohidrat tradisional seperti roti, jus, sereal dan muesli untuk menu sarapannya ini hanya kehilangan 0,5 stone dari berat badan tubuhnya. Makanan-makanan tersebut ternyata mengandung dua sampai tiga kali karbohidrat lebih banyak dibanding dengan sarapan kaya protein lainnya.

Dari poin-poin di atas dapat disimpulkan bahwa pelaku diet yang mengonsumsi protein Whey memiliki kadar gula darah yang lebih rendah di dalam darah mereka ketika usai makan, dibanding pelaku diet sarapan lain. Diketahui bahwa fluktuasi kadar glukosa dalam darah menimbulkan rasa ketagihan terhadap rasa manis, terlalu cepat lesu dan lelah, juga melemahkan tingkat konsentrasi.

Selain itu, fluktuasi kadar glukosa menyebabkan tubuh mengalami kenaikan berat badan dari waktu ke waktu. Tapi bukan berarti anda harus membuang semua sereal dan roti anda, tetap boleh dimakan namun jumlahnya sedikit, perbanyaklah asupan protein dari telur dan susu.

Saran yang sangat baik untuk dilakukan yaitu konsumsi makanan dengan gula rendah namun tingi protein agar menu sarapan anda menjadi sarapan terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.