Turbulensi Pesawat Etihad, AirNav Mengaku Tidak Menerima Laporan Dari Pilot

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





ilustrasi
ilustrasi

Jakarta, Jelasberita.com| Pesawat Etihad EY474 dengan rute Abu Dhabi – Jakarta yang membawa jemaah umroh pada Rabu (4/5) mengalami turbulensi hebat diatas pulau Sumatera saat dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sementara itu, Airnav Indonesia mengatakan bahwa selama kejadian tersebut pihaknya tidak ada mendapat laporan dari pilot pesawat tersebut perihal turbulensi yang terjadi.

 




“Kalau turbulensi kan karena cuaca. Tapi Etihad tidak melaporkan apa-apa ke AirNav Indonesia, kita tahunya dari KNKT,” papar Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono saat dimintai keterangan, pada Rabu (4/5) malam.

 

Wisnu juga mengatakan bahwa biasanya para pilot pesawat yang sedang mengalami turbulensi akan langsung melapor ke AirNav. Wisnu sendiri masih belum bisa memastikan kenapa pilot pesawat dari maskapai tersebut tidak melapor

 




“Kami justru  tahunya pesawat mendarat dengan normal,” terang Wisnu.

 

Wisnu juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan laporan ke Kemenhub yang menyatakan tidak adanya laporan apa-apa karena pesawat tersebut dianggap berhasil mendarat dengan baik dan normal di Bandara Soekarno-Hatta.

 

“Kami sudah melaporkan ke Kemenhub. Masalahnya adalah pilot tidak melaporkan itu (turbulensi),” tandas Wisnu.

 

Selain Itu, Wisnu juga menyebut bahwa sebelumnya pesawat dari maskapai lain yang melintas di langit yang sama tidak ada masalah mengenai turbulensi seperti yang terjadi pada Etihad.

 

“Tidak ada laporan turbulensi (dari maskapai lain),” tambahnya.

 

Sementara itu, Angkasa Pura II memberikan konfirmasi setidaknya ada sekitar 33 orang yang mengalami luka akibat peristiwa yang terjadi tersebut. sepuluh penumpang diantaranya terpaksa harus dilarikan ke RS Pantai Indah Kapuk untuk perawatan lebih lanjut.

 

“Berdasarkan kesepakatan dengan pihak airline sebagai penanggung jawab biaya, semua penumpang dan kru dirujuk ke RS PIK Jakarta,” terang Humas PT Angkasa Pura II Agus Haryadi saat  pada Rabu (4/5) malam.

 

(dtk)

Leave a Reply

Your email address will not be published.