Minta Tebusan Kepada Kanada Dan Filipina, Abu Sayyaf Rilis Video Ancaman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Pemerintah Filipina yang melancarkan serangan kepada kelompok Abu Sayyaf (detik)
foto: Pemerintah Filipina yang melancarkan serangan kepada kelompok Abu Sayyaf (detik)

Jakarta, Jelasberita.com| Seperti diketahui, 10 WNI asal Indonesia yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf berhasil dipulangkan ke tanah air dengan selamat. Akan tetapi, ternyata sebelumnya kelompok militan asal Filipina yang berafiliasi kepada ISIS tersebut pernah membuat sebuah video yang mengancam akan membunuh tiga sandera asing bilai tebusan tidak kunjung dibayarkan.

 




Ternyata video tersebut sudah dipublikasikan seminggu setelah kelompok tersebut membunuh seorang sandera asal kanada dengan cara di penggal.

 

Pada tampilan awal video, terlihat beberapa sandera asal Kanada, Norwegia, serta Filpina sembari dikelilingi oleh enam orang bersenjata lengkap. Dan meminta untuk segera membayar uang tebusan bagi warga negara mereka.

 




Sebelumnya video tersebut sempat dilaporkan oleh SITE Intelligence group yang kerap memantau media ekstrimis.

 

Dalam video tersebut kelompok militan itu meminta uang tebusan sebesar 300 juta peso atau setara dengan Rp 84 miliar demi menebus nyawa para sandera.

 

Dilain sisi, Justin Trudeau selaku Perdana Menteri Kanda mengutuk aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap warga negaranya. Kemudian dirinya juga mengatakan bahwa pemerintah Kanada tidak akan memberikan sepeserpun bagi para penculik.

 

Hingga di akhir video tersebut. salah seorang anggota kelompok tersebut yang menggunakan penutup wajah memperingatkan kepada pemerintah Kanada dan Filipina bahwa ketiga orang yang masih ditawan tersebut akan secepatnya dibunuh apabila tebusan tidak segera diberikan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.