Baik mana? Air hangat atau Air Dingin

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




air dingin

Pro dan kontra antara lebih baik mana, air hangat atau air dingin untuk dikonsumsi masih terus berlanjut hingga kini. Banyak yang beranggapan bahwa yang satunya lebih baik dibanding dengan yang lain.




Seorang nutrisionis dan ahli diet, Dr Neha Sanwalka menjawab kebingungan anda mengenai lebih baik mengkonsumsi air yang mana untuk kesehatan tubuh, dan saat yang tepat mengkonsumsinya. Simak ulasannya di bawah ini.

Manfaat Air hangat

Melancarkan pencernaan

Orang China kuno selalu meminum air hangat di pagi hari ketika bangun dari tidur. Alasannya adalah karena sistem pencernaan akan diaktifkan dan mencegah timbulnya masalah perut. Air hangat juga mampu menstimulasi aliran darah ke usus sehingga terhindar dari konstipasi.

Meluruhkan racun tubuh

Racun tubuh akan luruh bila anda mengonsumsi air hangat secara rutin. Tak hanya itu, air hangat juga mampu mencegah tumbuhnya jerawat dan masalah kulit lainnya. Agar manfaat air hangat semakin meningkat, tambahkan perasan air jeruk lemon ke dalamnya lalu konsumsi setiap pagi hari.

Melancarkan pernapasan

Air hangat juga mampu mencegah masalah pernafasan karena ia akan berubah menjadi ekspektoran alami ketika masuk ke dalam tubuh dan menghilangkan lendir-lendir pengganggu di saluran pernafasan.




Hilangkan rasa nyeri

Penawar pertama saat tubuh anda merasa nyeri seperti menstruasi atau nyeri sendi adalah dengan meminum segelas air hangat. Hangatnya air yang mengalir di dalam tubuh dapat menjadi penawar alami rasa nyeri.

Manfaat Air dingin

Menjaga suhu tubuh

Air dingin yang dimaksud adalah air biasa tanpa es. Beda dengan air hangat, air biasa dapat menurunkan atau menstabilkan suhu tubuh kembali normal. Seperti ketika anda sedang berolahraga dan mengalami kenaikan suhu, maka dengan meminum air dingin maka suhu tubuh menurun dan kembali normal.

Melawan serangan panas

Meminum air biasa tanpa es di hari yang panas baik bagi kesehatan menurut Dr Neha. Karena mudah diserap oleh tubuh dibanding air hangat atau air panas. Sebaliknya bila anda mengosumsi air es, maka tubuh akan mengalami shock dan anda bisa dengan mudah terserang flu.

Menurunkan berat badan

Meminum banyak air biasa tanpa es dapat mendongkrak metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh sangat penting untuk menurunkan berat badan. Jadi, air biasa tanpa es bermanfaat sekali bagi program menurunkan berat badan. Anda bisa meminum air dingin atau mandi dengan air dingin untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh.

Saat yang tepat menghindari air hangat atau air dingin

Air dingin

Menurut Dr Neha, meminum air dingin ketika ataupun sesudah makan merupakan kebiasaan tidak baik sebab tubuh akan bekerja keras untuk menaikan suhu tubuh sehingga proses pencernaan di dalam perut akan melambat.

Air hangat

Anda dilarang meminum air hangat usai melakukan olahraga. Sebab, ketika suhu tubuh sedang naik karena aktivitas berat maka air hangat hanya membuatnya semakin naik. Air dingin lebih pas dikonsumsi saat ataupun usai olahraga agar suhu tubuh menurun dan kembali ke suhu normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published.