Alhamdullilah, Ongkos Naik Haji Kembali Turun Di Tahun 2016

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: keberangkatan jemaah haji asal Indonesia (rima)
foto: keberangkatan jemaah haji asal Indonesia (rima)

Jakarta, Jelasberita.com| para calon jemaah haji dari Indonesia nampaknya semakin bisa bernafas lega. Pasalnya, Dewan Perwakilan Rakyat RI melalui komisi VIII menyatakan serta memastikan bahwa adanya penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) di tahun 2016 ini. dipastikan bahwa ongkos naik haji akan lebih murah dari tahun sebelumnya.

 




Ketua Komisi VIII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay ketika ditemui di Jakarta, pada Sabtu (30/4) mengiyakan perihal adannya penurunan ongkos haji di tahun 2016 tersebut.

 

“Komisi VIII DPR RI telah sepakat dan setujui mengenai besaran ongkos haji tahun 2016 dengan rata-rata sebesar Rp34.641.304 setara dengan 2.585 dolar Amerika Serikat dengan kurs satu dolar AS sama dengan Rp13.400,” ujarnya Saleh

 




Saleh juga menjelaskan bahwa bila menelisik kebelakang di tahun sebelumnya, tarif ongkos naik haji ditetapkan sebesar 2.717 dolar AS. Akan tetapi di tahun 2016 ini hanya berkisar 2.585 dolar AS. Terlihat bahwa ada penurunan sekitar 100 dolar.

 

“Tahun 2014 ke 2015 sudah berhasil diturunkan 502 dolar dan sekarang 132 dolar sehingga dalam dua tahun ini sudah diturunkan 684 dolar Amerika Serikat,” tambahnya.

 

Sebelumnya, keberhasilan penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tersebut didasari oleh Komisi VIII yang kembali melakukan penyisiran ulang berbagai komponen dalam penyelenggaraan ibadah haji. Dan dari hasil penyisiran tersebut ditemukan beberapa sektor yang dinilai masih bisa untuk dipangkas. Akan tetapi, DPR RI kembali memastikan kepada calon jemaah haji bahwa penurunan ongkos haji tersebut tidak serta merta akan menurunkan kualitas pelayanan jemaah haji Indonesia.

 

“Peluang penurunan tahun ini rasional, tahun ini harga minyak di bawah 40 dolar AS per barel, penerbangan 70 persen untuk avtur, jadi kita minta penurunan karena hal itu, penurunan tidak membuat kualitas turun,”tutup Ketua Komisi VIII DPR itu.

 

(rima)

Leave a Reply

Your email address will not be published.