Pemerintah Filipina Bersumpah Akan Menyerang Kelompok Abu Sayyaf

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: Presiden FIlipina Benigno Aquino (philipinesdaily)




foto: Presiden FIlipina Benigno Aquino (philipinesdaily)

Manila, Jelasberita.com| Pemerintah Filipina Dinilai masih belum tegas dalam menentukan sikap terkait dengan penyanderaan yang dilakukan oleh kelompok militan Abu Sayyaf (ASG). Akan tetapi, baru-baru ini Presiden Filipina Benigno Aquino sudah bersumpah akan segera melakukan serangan militer untuk melumpuhkan kelompok militan tersebut yang sudah menyandera sekitar 20 lebih warga asing, termasuk dengan belasan warga negara Indonesia (WNI)

 

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, pada Rabu (27/4) secara tegas Aquino memberikan statement terkait serangan militer tersebut.

 




“korban jiwa pasti akan terjadi. Namun yang terpenting adalah melumpuhkan setiap aktifitas kriminal ASG.” Tegasnya.

 

Pernyataan yang diberikan oleh presiden Filipina itu menyusul dengan insiden tewasnya Sandera warga Kanada, John Ridsdel  di tangan Abu sayyaf dengan cara di penggal. Ironisnya, potongan kepala dari Ridsdel sengaja dibuang pada Senin (25/4) lalu di jalanan Jolo, sebuah pulau terpencil di Filipina Selatan, dimana pulau tersebut merupakan salah satu basis dari kelompok Abu Sayyaf.

 

“Pembunuhan ini dimaksudkan untuk menteror seluruh penduduk kita. Abu Sayyaf mengira mereka bisa menanam ketakutan pada diri kita. Sebaliknya, mereka telah semakin membangkitkan kita untuk memastikan keadilan ditegakkan,” Tutur Aquino.

 

Namun, sejauh ini pemerintah Filipina belum ada menyebutkan kapan tepatnya serangan militer. tersebut akan dilakukan

 

Hingga saat ini, kelompok Abu Sayyaf yang sudah berafiliasi kepada kelompok radikal Islamic State of Irak and Suriah (ISIS) telah melakukan penyanderaan terhadap lebih dari 20 warga asing, dan termasuk didalamnya 14 warga negara Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.