Rio Haryanto terancam Rossi dan ditagih Manor

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Rio HaryantoRio Haryanto telah melewati tiga seri sejak ia bergabung dengan Manor Racing namun hingga saat ini Rio belum juga melunasi sisa dari pembayaran uang yang ditentukan oleh timnya ketika melakukan kerja sama dahulu.

Total pembayaran yang harus Rio lunasi adalah 15 juta Euro, sperti yang diketahui Rio baru membayar setengahnya yaitu 8 juta Euro sisanya akan dibayarkan di tanggal yang disepakati oleh Rio dan Manor Racing.




Namun Manor Racing telah berulang kali menagih hal ini pada Rio sebab tanggal jatuh tempo semakin mendekat. Bila Rio tak mampu melunasi sisanya maka Rio terancam hanya akan tampil sebanyak 10 seri atau setengahnya dari 21 seri yang harusnya ia miliki. Itu berarti Rio tinggal memiliki 7 seri lagi yaitu berlaga di Rusia, Spanyol, Monaco, Kanada, Azerbaijan, Austria, dan Inggris.

Hal ini juga membuat posisi Rio Haryanto terancam sebagai pembalap Manor Racing. Ganjaran karena tak mampu melunasi hutangnya ialah Ia bisa saja dibebastugaskan tak lagi berada di posisi pembalap pendamping dari Pascal Wehrlein di ajang Formula 1 2016 walau telah menandatangani kontrak selama semusim.

Bila hal tersebut terjadi maka kemungkinan besar Rio akan digantikan dengan Alexander Rossi mengingat Rossi adalah pembalap cadangan Rio dan Pascal.

Prestasi pemuda kelahiran Solo itu selama tiga seri berada di Manor Racing adalah saat di Australia Rio gagal finish, di Bahrain ia finish di peringkat 17 dan di Shanghai ia hanya mampu finish di posisi ke 21.




Menurut keterangan dari Ibunda pembalap asal Indonesia itu, Indah Pennywati, ia tak tahu menahu apakah tekanan ini mengganggu konsentrasi anaknya di Manor Racing atau tidak.

“Saya tidak tahu apakah Rio terganggu atau tidak. Namun yang pasti, dia punya semangat tinggi untuk melakukan tugasnya dengan maksimal,” terang Indah.

Meski posisinya terancam namun Pemuda 23 tahun itu tetap semangat menjadi pembalap di Manor Racing dan mencoba untuk tidak terpengaruh dengan hal tersebut.

Indah mengaku hanya bisa pasrah jika hal yang tidak diinginkannya itu harus terjadi. Ditanya mengenai pihak-pihak yang berjanji akan membantu Rio dahulu Indah hanya mengatakan bahwa mereka tidak memberikan jawaban memuaskan ketika dihubungi kembali.

“Jawaban dari mereka selalu sama yaitu masih under process. Saat mereka ketahui nilainya, langsung mengkeret,” ucapnya kembali.

Indah hanya berharap bahwa anaknya tetap tampil prima dan yang penting masyarakat tahu bahwa Rio sudah melakukan membawa nama Indonesia di kancah internasional dan sudah melakukan yang terbaik dan tak lagi mendapat julukan sebagai ‘Malaysian driver’ melainkan sudah menjadi ‘Indonesian Driver’.

Leave a Reply

Your email address will not be published.