Derasnya Arus Teknologi, Universitas Trilogi Ingatkan Institusi Pendidikan Harus Futuristik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Rektor Universitas Trilogi Berfoto Bersama Dr. Roniny Adhikarya

Jakarta, Jelasberita.com | Perubahan mendasar disebabkan karena terjadinya ‘Demokratisasi’ informasi, komunikasi, dan pendidikan yang membuat dunia semakin datar. Ini salah satu akibat merakyatnya kemampuan, kebiasaan, dan kemauan masyarakat untuk mengakses sumber informasi maupun khazanah pengetahuan dan pendidikan.




Kalima di atas merupakan bagian dari konten yang disampaikan oleh Dr. Ronny Kurniawan, pembicara kuliah umum yang diadakan Universitas Trilogi. Acara yang berlangsung pada Jum’at (15/2) ini mengusung tema ‘Peran Edupreneurs dan Proses Glokalisasi ‘Tacit’ Knowledge bagi Generasi ‘Fang’ di Era Demokratisasi Informasi dalam Konteks Quadruple – Helix.’

Menurut doktor jebolan Standorfd University yang juga ex- pejabat senior di Bank Dunia ini sudah saatnya dunia pendidikan memikirkan kembali tujuan menyelenggarakan pendidikan itu. Pendidikan yang diajarkan jangan sampai menjadi tidak berguna. Banyak tantangan yang akan dihadapi akibat dari derasnya arus kemajuan teknologi.

“Tantangannya adalah bagaimana pakar pendidikan, praktisi pembangunan, pelaku bisnis, maupun perancang kebijakan publik dan pembuat keputusan bisa mendidik, membina, dan mendukung sebanyak mungkin entrepeneurs yang diperlukan di era global, termasuk MEA,” sampainya.

Rektor Universitas Trilogi, Prof. Dr. Asep Saefuddin memberikan apresiasi atas kesempatan kampusnya bisa dihadiri oleh Dr. Ronny Kurniawan. “Selain karena kesibukannya berbagi ilmu yang lintas negara, karena beliau juga lebih banyak beraktifitas di California, Hawaii, dari pada di Indonesia sendiri,” tutur guru besar statistika ini dalam sambutannya.




Sedangkan terkait materi, Wakil Forum Rektor Indonesia (FRI) ini berpendapat memang sudah saatnya orientasi pendidikan bangsa tidak terperangkap dalam arus kebiasaan –kebiasaan yang biasa saja. “Pendidikan saat ini harus lebih futuristik, mampu menyelesaikan persoalan bangsa, bukan hanya saat ini tapi di hari depan juga,” ujarnya.

Lanjutnya, oleh karena itu salah satu ikhtiar serius yang dilakukan oleh Universitas Trilogi adalah dengan mengusung konsep teknopreneur. Universitas Trilogi berupaya setiap mahasiswa dan setiap lulusan akan menjadi seorang entrepreneur yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi.
Acara yang berlangsung di ruang auditorium Universitas Trilogi ini selain diikuti oleh mahasiswa dan dosen. Juga dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk dari luar Jabodetabek. Antusiasme ini hadir karena memang pembicaranya selalu mengusung ide-ide terobosan pembangunan yang layak untuk didengarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.