Syarief : 10 Tahun Berkuasa Dan Tak Ada Intervensi Parpol, Pemerintahan SBY Lebih Baik

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan (foto: sindonews.com)




Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan (foto: sindonews.com)

Jakarta, Jelasberita.com | Dalam acara International Conference of Asian Political Parties (ICAPP) atau delegasi partai politik se-Asia, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan menyampaikan beberapa pesan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) perihal perkembangan demokrasi yang mulai berkembang selama dua tahun masa kepemimpinanya sebagai presiden dan sebagai pendiri Partai Demokrat.

“Perkembangan demokrasi di Indonesia semakin signifikan selama 10 tahun masa jabatan beliau sebagai presiden dan dia merupakan pendiri parpol demokrat sejak tanggal 9 September 2011,” ujar Syarief di acara ICAPP, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4/2016).

Tak hanya itu, Syarief juga menyatakan selama 10 tahun masa jabatan SBY sebagai presiden, ia dianggap telah menunjukkan pemerintahan yang terbaik karena tidak pernah melakukan intervensi terhadap partai politik.

“Selama 10 tahun memimpin, pemerintahan SBY adalah pemerintahan yang terbaik karena seluruh parpol di Indonesia diberikan kebebasan menjalankan fungsi dan kewajibannya dan tidak ada intervensi terhadap parpol,” katanya.




Walaupun tak secara terang-terangan, namun pernyataan dari anggota DPR ini dinilai menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap tidak memberikan kesempatan kepada parpol untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Terlebih dari pertumbuhan ekonomi, di era SBY pertumbuhan ekonomi telah meningkat secara adil baik di pusat dan daerah. Sementara itu, partai Demokrat dibawah presiden SBY waktu itu mampu menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia.

“Kala itu, pengangguran dapat dikurangi, daya beli masyarakat semakin kuat, investasi meningkat, anggaran pendidikan meningkat, APBN juga meningkat. Ini menunjukkan betapa makmurnya Indonesia saat itu,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.