Lapas Banceuy Membara, Bentrokan Antara Napi Dan Sipir

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Suasana pasca bentrokan di lapas banceuy, Bandung (Tribun)
foto: Suasana pasca bentrokan di lapas banceuy, Bandung (Tribun)

Bandung, Jelasberita.com| Sabtu (23/4) pagi tadi, terjadi kerusuhan yang melibatkan para narapidana degan Sipir dari Lembaga Permasyarakatan Kelas II Banceuy, Kota Bandung. para Narapidana tersebut menyerang kantor Lapas dan menghanguskan seluruh bangunan kantor tersebut.

 




Dari pantauan di lapangan, kericuhan bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Keributan diawali oleh ratusan napi dari Blok B dan Blok C yang berkumpul dan kemudian langsung melakukan penyerangan terhadap bangunan administrasi lapas di bagian depan. Para napi tersebut pun kemudian membakar bangunan, kemudian juga melempari para petugas sipir dengan berbagai benda seperti batu dan lain-lain.

 

Informasi yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian, kericuhan tersebut merupakan puncak dari kekesalan para napi kepada para petugas lapas. Hal tersebut juga dilandasi dengan meninggalnya seorang napi pada malam hari sebelumnya, tepatnya pada pukul 01.30 WIB.

 




Para narapinda mencurigai bahwa petugas lapas telah membunuh teman sesama mereka yang bernama Undang Kosim. Undang sendiri sebelumnya dituduh oleh para sipir sebagai penyelundup narkoba ke dalam lapas tersebut.

 

Salah seorang narapidana bernama Richard (42) mengatakan bahwa para sipir sudah memfitnah dan memanipulasi Undang.

 

“kami tahu bahwa tidak ada kedapatan barang bukti dari Undang sendiri, Lagian orang sebodoh apa yang sanggup melakukan itu, padahal dia (Undang) dalam hitungan bulan sudah mau bebas.” Tandas Richard.

 

Richard juga mengungkapkan, bahwa dia beserta teman teman sesama napi lainnya melakukan penyerangan tersebut secara spontan. Para napi sudah kesal terhadap tingkah para sipir yang kerap melakukan tindakan sewenang-wenang kepada para napi.

 

“tidak ada pengkondisian atau perencanaan, semuanya spontan akibat kesal dengan petugas.” Tambah Richard.

 

Dilain sisi, Kepala Lapas Banceuy, Agus Irianto berkomentar bahwa, Kematian Undang pada dini hari lalu, adalah akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam blok isolasi miliknya.

 

Agus juga membenarkan bahwa Undang diduga telah menyelundupkan narkoba kedalam lapas. Hal tersebut didasari ketika Undang sedang menjalani program asimilasi dan ditugaskan untuk bekerja di luar lapas.

 

“setelah kedapatan membawa narkoba, sorenya dia langsung kita masukkan sel, dan ketika malam di cek, dia sudah gantung diri.” Tutur Agus.

 

Kericuhan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut, akhirnya berhasil diamankan setelah diturunkannya 14 mobil pemadam kebakaran, serta ratusan anggota Brimob Polda Jabar.

 

Akibat kerusuhan tersebut, gedung adminitrasi penjara yang berada di bagian depan luluh lantah akibat dilahap si jago merah, serta ada dua mobil ambulan yang berada di bagian depan lapas, turut hangus dan hancur.

 

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Jodie Rooseto sudah memastikan bahwa dalam peristiwa kericuhan tersebut tidak ada memakan korban jiwa. Dan dipastikan tidak ada narapidana yang berhasil kabur. “semua sudah kembali kondusif.” Tegasnya.

 

(Tempo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.