AS Izinkan Bunuh Warga Sipil Lebih Banyak Lagi Untuk Memburu ISIS

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: Kelompok militan ISIS (Detik)




foto: Kelompok militan ISIS (Detik)

Washington, Jelasberita.com| Baru-baru ini, Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah membuat sebuah aturan baru dalam rangka memburu para anggota militan ISIS di Irak maupun Suriah. Aturan baru tersebut menyatakan bahwa Departemen Pertahanan AS mengizinkan jatuhnya lebih banyak lagi korban sipil untuk memburu anggota ISIS.

 

Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan oleh enam pejabat Departemen Pertahanan AS atau Pentagon yang tidak mau namanya disebutkan tersebut kepada salah satu media di AS, Pada Kamis (21/4). Pejabat Dephan AS tersebut mengatakan bahwa perizinan untuk toleransi akan jatuhnya lebih banyak korban sipil didasari oleh nilai target serta lokasi.

 




(dtk)

 

Pentagon sendiri kini sudah memberikan sebuah otoritas yang lebih besar kepada Letjen Angkatan Darat AS, Sean MacFarland yang menjabat sebagai kepala koalisi AS untuk melawan ISIS yang berada di Irak maupun Suriah untuk segera menyetujui diperbolehkannya penambahan jumlah korbal sipil.

 

Dalam aturan baru yang ditetapkan tersebut, ada beberapa titik dari target yang berada di Irak dan Suriah dimana diberi izin untuk terbunuhnya maksimal 10  warga sipil

 

Akan tetapi, pejabat pentagon tersebut mengingatkan bahwa, berbagai misi dengan resiko warga sipil yang lebih banyak harus melalui persetujuan dari Gedung Putih (Pemerintahan AS)

 

Sementara itu, sebelumnya diketahui bahwa Koalisi Internasional yang dikepalai oleh militer AS sudah berhasil menjatuhkan sedikitnya 40 ribu bom ke beberapa titik tempat ISIS berada sejak September 2014 lalu. Namun, Otoritas AS sendiri mengatakan bahwa hanya ada setidaknya 26 orang warga sipil yang menjadi korban dalam beberapa serangan udara tersebut. hingga saat ini, kebenaran akan klaim tersebut masih belum diketahui. Beberapa pihak menilai bahwa warga sipil yang tewas jumlahnya jauh lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.