Dua Anggota Santoso, Tertangkap Karena Merasa Ajaran Santoso Sudah Tidak Sesuai

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: anggota Santoso yang tertangkap menjalani pemeriksaan oleh petugas (Detik)
foto: anggota Santoso yang tertangkap menjalani pemeriksaan oleh petugas (Detik)

Poso, Jelasberita.com| Kelompok MuJahidin Indonesia Timur dibawah pimpinan Santoso alias Abu Wardah sepertinya sedang terdesak. Hal tersebut dibuktikan dengan tertangkapnya satu persatu anggota kelompok tersebut akibat merasa kelaparan dan ingin melarikan diri dari kelompok tersebut. beberapa diantaranya berhasil ditangkap oleh Satuan Tugas Tinombala gabungan Tentara Nasional Indonesi (TNI) bersama dengan Kepolisian RI.

 




Seperti dilansir dari Detik, salah seorang pengikut Santoso yang berhasil ditangkap pada Jumat (15/4)lalu adalah Ibadurrahman alias Ibad alias Amru beserta rekannya Muhammad Sonhaji alias Sul alias Ifan. Keduanya berhasil di tangkap oleh Satgas Tinombala ketika mereka turun gunung dan menuju Dusun Kampung Baru, Desa Padang Lembara, Kecamata Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

 

Saat dimintai keterangan, Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi selaku Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mengungkapkan bahwa keduanya ditangkap ketika turun gunung akibat kelaparan, diduga kuat kelompok Santoso sedang mengalami masalah di Logistik atau kekurangan bahan makanan. Selain itu, keduanya juga mengaku bahwa ajaran yang disampaikan oleh Santoso semakin lama semakin tidak sesuai dengan syariat ajaran Islam.

 




Selain itu, Rudy menambahkan, keduanya mengaku bahwa mereka ternyata dikucilkan oleh Santoso dan anggota lainnya. Mereka merasa ada perlakuan berbeda yang mereka terima, seperti halnya dalam pembagian makanan, ataupun pekerjaan dan perlakuan

 

“yang bersangkutan sempat mengatakan bahwa mereka dikucilkan oleh anggota kelompok lainnya. seperti dalam pembagian makanan, pekerjaan, ataupun perlakuan.” Ujar Rudy pada Selasa (19/4_

 

Sejauh ini, keduanya diketahui memiliki peran penting dalam kelompok pimpinan Santoso tersebut, keduanya berperan sebagai tim pengintai serta pencari logistik. Akan tetapi, kedua nya justru mengalami perbedaan sikap yang ditunjukkan oleh Santoso dan anggota lainnya. hingga akhirnya mereka turun gunung dan menuju ke sebuah perkampungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.