Record Store Day Medan, Ajang Sharing Para Penggila Musik Di Kota Medan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: suasana acara Record Store Day Medan
foto: suasana acara Record Store Day Medan

Medan, Jelasberita.com| Para Pecinta musik, khususnya yang suka mengkoleksi rilisan dalam bentuk fisik tampaknya sedang berbahagia. Bagaimana tidak, acara Record store day yang dilaksanakan di beberapa kota di Tanah Air cukup sukses menarik minat dan antusiasme para pecinta musik. Tak terkecuali di kota Medan yang diselenggarakan pada Sabtu (16/4) lalu tepatnya di Medan Club Jalan R.A Kartini, Medan Polonia.

 




Dalam Acara tersebut terlihat antusiasme yang cukup besar dari para pengunjung, khususnya di kalangan anak muda yang bergelut di bidang musik. Salah satu panitia pelaksana acara, Dhevita mengatakan bahwa acara tersebut selain sebagai ajang berkumpul para pecinta musik dan para kolektor rilisan fisik, dirinya juga mengatakan bahwa melalui acara ini diharapkan semakin banyak band-band baru yang bermunculan di kota Medan  dengan potensi yang tidak kalah dengan kota besar lainnya.

 

“this is our land, jadi para penikmat maupun pelaku industri musik bisa berkumpul disini dan bisa saling sharing. Selain itu juga buat nunjukin kalo band-band di kota Medan gak kalah keren dengan kota lainnya.” Ujar Dhevita.

 




Dhevita juga mengakui bahwa dalam acara Record Store Medan kali ini, para pecinta musik akan disuguhi dengan berbagai kegiatan jual beli rilisan fisik dari berbagai record baik lokal hingga Internasional serta  musik lintas generasi, baik itu kaset, piringan hitam (vinyl) bahkan sampai yang terbilang langka sekalipun, semuanya bisa didapat pada hari itu.

 

Beberapa nama record yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut antara lain Apokalips X Illegal Record, Madafaka Record, Kharisma Music Store, Distro Kaset Medan, Didi Music Store X Didi Market dan masih banyak lagi

 

Selain itu, juga ada 10 band lebih asal Medan yang mengeluarkan rilisan terbarunya melalui acara tersebut, seperti DOSN, Lorong Waktu, Raung, Vintage Glasses, Depresi Demon, Just In Case dan lainnya.

 

“pokoknya acara kali ini juga memang untuk menggali potensi industri musik di kota Medan.” tambah Dhevita.

 

Dhevita sendiri juga berharap bahwa nantinya akan semakin banyak acara-acara seperti ini yang bertujuan positif untuk para pelaku maupun penikmat musik di Kota Medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.