Ratusan PNS DKI Jakarta Terancam Tidak Dapat Tunjangan, Ini Alasannya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Ilustrasi PNS mengadakan apel pagi. (foto: metrojambi.com)
Ilustrasi PNS mengadakan apel pagi. (foto: metrojambi.com)

Jakarta, Jelasberita.com | Sedikitnya 500 PNS DKI Jakarta yang bekerja di Gedung Pemkot Jakarta Selatan terancam tidak akan mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) untuk satu bulan. Hal ini dikabarkan berhubungan dengan banyaknya jumlah PNS DKI Jakarta yang tidak pernah mengikuti apel setiap senin pagi di Gedung Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Sektretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Desi Putra mengungkapkan banyak nya jumlah PNS yang mangkir dalam apel pagi setiap senin, akan berdampak negatif pada kinerja mereka dalam melayani masyarakat. Karena, selain diadakan rutin setiap senin paginya, apel ini juga bertujuan untuk melaksanakan koordinasi pimpinan terhadap para pegawai. Namun, hal ini dianggap tidak terlalu penting oleh sejumlah PNS di DKI Jakarta dan kebanyakan dari mereka terlalu menyepelekan hal tersebut.




“Sebanyak 500 PNS DKI di Gedung Pemkot Jakarta Selatan terancam tidak akan mendapat TKD untuk satu bulan. Sebabnya, mereka selalu mangkir dalam apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari senin di Gedunga Pemkot Jakarta Selatan. Padahal, aple pagi ini penting untuk melaksanakan¬†koordinasi antara pimpinan dengan para pegawai,” kata Desi Putra.

Namun, selain PNS yang sengaja mangkir, ada juga beberapa PNS yang diketahui tidak mengikuti apel setiap senin pagi dikarenakan sedang mengikuti Rapat Rencana Kerja (Renja) di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat. Untuk itu, sanksi terancam tidak akan mendapatkan TKD ini tidak akan berlaku bagi para PNS yang mengikuti Renja di Balai Kota, asalkan mereka telah mendapatkan ijin sebelumnya.

“Untuk Kepala Suku Dinas (Sudin) sebelumnya sudah berkoordinasi terlebih dahulu untuk mengikuti Renja di Provinsi. Untuk yang sengaja tidak hadir apel pagi, kita akan beri peringatan terlebih dahulu, jika masih juga membandel, barulah TKD satu bulan tidak dibayarkan,” terang Desi.

 




 

Leave a Reply

Your email address will not be published.