Seorang Perempuan Berprofesi sebagai Preman Ditangkap Di Terminal Pulo Gadung

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Sosok Irma yang berprofesi sebagai preman di Terminal Pulo Gadung (rimanews)
foto: Sosok Irma yang berprofesi sebagai preman di Terminal Pulo Gadung (rimanews)

Jakarta, Jelasberita.com| Apa jadinya bila seorang wanita dengan tinggi semampai dan wajah yang lumayan ternyata adalah seorang preman yang kerap memeras masyarakat. ya, seperti itulah yang dilakukan oleh Adeira Utami alias Irma(20). Irma Yang berprofesi sebagai preman terminal tersebut ditangkap oleh aparat kepolisian di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, setelah sebelumnya melakukan pemerasan kepada Ikin, Seorang penumpang bus yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat.

 




Dilansir dari laman Rimanews, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa anggotanya disebarkan di sejumlah terminal untuk menanggulangi maraknya aksi premanisme.

 

“Disana (terminal) ada beberapa anggota yang memang sudah siaga dan melakukan penyamaran. Kebetulan pada saat kejadian tersebut, anggota menerima laporan korban sehingga pelaku berhasil kita amankan tidak lama setelah kejadian.” Terang Eko pada Jumat (15/4).

 




Kala itu, pelaku melakukan aksi pemerasan sekitar pukul 03.00 WIB pada Rabu (13/4) lalu ketika korban baru saja sampai di terminal.

 

“waktu itu karena masih dini hari, belum ada Kopaja, makanya korban berjalan menuju pangkalan ojek.” Tutur Eko.

 

Usut punya usut, ternyata korban sudah diincar oleh pelaku. Pelaku tersebut secara tiba-tiba menarik tas milik korban dan meminta sejumlah uang dengan cara memaksa. Korban pun akhirnya memberikan uang sebesar Rp 6 ribu.

 

Akan tetapi, beberapa saat setelah korban memberikan uang tersebut, pelaku kembali meminta uang kepada korban dengan cara memaksa. Dengan intimidasi kata-kata yang bersifat ancaman, akhirnya korban pun menuruti perintah pelaku dan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu.

 

Tragisnya, kala itu korban hanya membawa uang sebesar Rp 50 ribu dari kampung halamannya. Hingga akhirnya korban tidak memiliki uang sepeserpun setelah memberikannya secara terpaksa.

 

Korban pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pos polisi terdekat. Tim Resmob yang berada di lapangan pun akhirnya langsung bergerak dan menangkap perempuan dan satu pria yang merupakan pasangan saat melakukan pemalakan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.