Rokok Elektrik Yang Dihisap Meledak, Dada, Mata dan Jari Pria Ini Terbakar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Ilustrasi menghisap rokok elektrik. (foto: klikkabar.com)
Ilustrasi menghisap rokok elektrik. (foto: klikkabar.com)

Denpasar, Jelasberita.com | Rokok elektrik yang dianggap cukup higienis bagi para penggunanya, kembali memakan korban. Seorang pria yang berprofesi sebagai karyawan sebuah perusahaan Finance di Denpasar, Bali terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar yang cukup parah di dada, mata dan jari nya. Hal ini diakibatkan rokok elektrik yang dihisapnya meledak secara tiba-tiba.

Korban, Cecep yang merupakan pria asal Bandung ini menceritakan kronologis kejadian sehingga ledakan rokok elektrik tersebut terjadi.




Saat itu, Cecep mengakui kalau ia bersama temannya, Niki tengah bersantai di sebuah mes setelah seharian bekerja di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar, Bali. Sambil melepas lelah setelah seharian bekerja, Cecep yang diketahui memiliki vape atau rokok elektrik segera menyalakan rokoknya tersebut dan menghisapnya.

“Sekitar jam 6 usai pulang kerja, saya sedang bersantai sambil menghisap vape saya,” ujar Cecep yang masih tergolek di IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Kamis (14/4/2016).

Sialnya, ketika tengah asyik menikmati vapenya, tiba-tiba saja vapenya tersebut meledak. Alhasil, ia pun mengalami luka bakar di dada, mata dan jarinya robek, serta pakaian yang dikenakannya sebagian hangus terbakar.

Melihat luka Cecep yang cukup parah, temannya, Niki pun segera melarikannya ke IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.




Niki yang saat itu tidak ikut menghisap vape mengatakan kalau temannya tersebut memang sudah dua bulan mulai akrab dengan vape. Selain, menghemat uang untuk membeli rokok di warung, Cecep juga mengatakan vape atau rokok elektrik tersebut dianggap cukup keren untuk digunakan sehari-hari.

“Cecep sudah menggunakan vape selama dua bulan. Dia menganggap menghisap vape itu cukup keren buatnya,” ujar Niki.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.