Lulung Ajak Ahok Taruhan Potong Kuping, Ahok : Satu Kuping Atau Dua Kuping

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





Wakil Ketua DPRD, Abraham Lunggana alias Lulung dikabarkan akan menjadi saingan terberat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama aliaas Ahok dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. (foto : viva.co.id)
Wakil Ketua DPRD, Abraham Lunggana alias Lulung dikabarkan akan menjadi saingan terberat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama aliaas Ahok dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. (foto : viva.co.id)

Jakarta, Jelasberita.com | Beberapa hari yang lalu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat memberikan pernyataan bahwa data audit dari BPK terkait kasus pembelian lahan RS Sumber Waras hingga merugikan negara sebesar Rp 191 miliar dan melibatkan namanya sangat tidak benar.

Terkait hal tersebut, banyak para pakar politik yang kemudian menyarankan Ahok untuk segera mengadukan BPK apabila data tersebut terbukti jauh dari kebenarannya. Salah satunya, yakni Wakil Ketua DPRD, Abraham Lunggana alias Lulung yang gencar mendesak Ahok untuk segera menggugat BPK ke pengadilan bila terbukti menyembunyikan data kebenaran.




Dalam keterangannya, Lulung juga mengaku yakin kalau Ahok sebenarnya tidak berani menggugat BPK ke pengadilan terkait data audit pembelian lahan RS Sumber Waras yang jauh dari kebenaran. Bahkan, ia juga dikabarkan berani taruhan potong kuping jika Ahok berani menggugat BPK.

“Kalau di berani gugat BPK ke pengadilan, bilang sama Ahok, potong kuping gue. Bilang haji Lulung berani potong kupingnya kalau dia berani tuntut BPK ke pengadilan,” ujar Lulung sambil menarik-narik kupingnya di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4/2016).

Ditemui ditempat terpisah, Ahok yang mendengar pernyataan Lulung tersebut tidak menanggapinya dengan serius. Dia malah balik bertanya kepada wartawan untuk memastikan kesiapan Lulung terkait taruhannya tersebut.

“Coba pastikan dulu sama dia, potong kupingnya sampai putus atau hanya diiris sedikit? Terus kuping yang mana yang mau dipotong, satu kuping atau dua-dua nya,” tantang Ahok balik di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2016).




Ahok juga meragukan taruhan dari haji Lulung tersebut adalah tantangan yang serius. Menurutnya, selama ini ada banyak orang yang mengajak Ahok untuk bertaruh, bahkan yang terakhir hingga berani bertaruh untuk loncat dari tugu monas. Jadi, hal tersebut perlu dibuktikan kepastiannya, apakah serius atau hanya guyonan belaka.

“Selama ini sudah terlalu banyak yang ajak bertaruh, tapi bohong semua, bahkan ada yang bertaruh loncat dari monas, tapi mana? Jadi, pastikan dulu kejelasannya, kalau sudah berani menjawabnya, langsung kita cari pengacara terus kita cari dokter. Saya tidak mau ditipu Lulung,” jelas Ahok.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.