Berjalan Kurang Efektif Selama 13 Tahun, Mayoritas Warga DKI Setuju Kebjakan 3 In 1 Dihapus

Sejumlah joki terlihat menawarkan jasanya di jalur 3 in 1. (foto : beritagar.id)

Jakarta, Jelasberita.com | Semenjak diberlakukannya penetapan kawasan pengendalian lalu lintas dan kewajiban mengangkut paling sedikit tiga orang per kendaraan pada ruas-ruas jalan tertentu di DKI Jakarta alias 3 in 1 pada 2003 lalu, mayoritas warga DKI Jakarta menganggap kebijakan ini kurang efektif dalam menanggulangi masalah kemacetan di DKI Jakarta.

Selain itu, timbulnya kasus eksploitasi anak baru-baru ini juga dianggap sebagai dampak negatif hadirnya joki-joki liar yang ditimbulkan dari kebijakan 3 in 1 ini. Sehingga, warga DKI Jakarta menilai kebijakan ini sudah sepantasnya diganti dengan kebijakan baru yang lebih efektif dan tidak menimbulkan masalah sosial di masyarakat.




Halaman Selanjutnya

Halaman: 1 2 3







 




Leave a Reply

Your email address will not be published.