Astaga, Pria Ini Jualan Sabu Di Dalam Mushola Agar Tak ketahuan Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: tersangka Nur yang berjualan sabu di dalam Mushola (Merdeka)




foto: tersangka Nur yang berjualan sabu di dalam Mushola (Merdeka)

Surabaya, Jelasberita.com| Untuk menutupi jejaknya sebagai kurir dan pengedar narkoba, Nur (31) nekat berjualan di depan mushola. Dan parahnya, Nur mengaku bahwa dirinya kerap melakukan transaksi jual beli narkoba di luar maupun di dalam tempat ibadah tersebut yang berada di dekat rumahnya.

 

Seperti dilansir dari laman Merdeka, seusai di tangkap oleh pihak kepolisian serta anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya, Nur mengaku bahwa dia sengaja menjadikan mushola sebagai tempat transaksi narkoba agar tidak dicurigai banyak orang.

 




Pria asal Madura ini juga mengaku bahwa untuk mendapatkan barang haram tersebut, dirinya membeli narkoba jenis sabu dari seorang temannya yang bernama Lis, Nur membeli narkoba tersebut dengan harga Rp 1,4 Juta per gramnya. Kemudian setelahnya Nur kembali menjual narkoba tersebut dengan model ‘paket hemat’. Yakni dengan kisaran harga antara Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu.

 

Namun, sepandai pandai nya Nur mengelabui petugas, akhirnya Nur yang sudah berprofesi sebagai pengedar selama tujuh bulan tertangkap juga. Hal tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar yang mencurigai gerak gerik Nur.

 

Warga mengakui bahwa mushola tersebut kerap didatangi oleh orang yang tidak dikenal dan keluar masuk kedalam mushola tersebut. hingga akhirnya pihak kepolisian melakukan penyelidiakn

 

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Donny Adityawarman mengatakan bahwa pihaknya langsung mengintai gerak gerik Nur tiap hari, mulai dari keluar rumah hingga berada di mushola tersebut.

 

“tersangka kita tangkap pada kamis tanggal 7 kemarin didepan mushola, dia baru keluar dari rumahnya dan hendak menuju tempat ibadah tersebut untuk melakukan transaksi.” Ujarnya pada Rabu (13/4)

 

Dari tangan Nur, polisi berhasil mengamankan barang bukti yakni dua paket sabu. Tak hanya itu, ketika petugas mengajak Nur kerumahnya, terdapat lebih banyak lagi narkoba yang sudah dikemas dan siap jual.

 

“Ada 37 poket narkoba jenis sabu, totalnya diperkirakan 20 gram yang ditemukan petugas di rumahnya, serta sedotan dan plastik untuk menyimpan narkoba,” tambah Donny.

 

Atas perbuatannya tersebut, Nur terancam pasal 114 serta 112 Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 terkait dengan narkotika, dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published.