Dukung Pemerintah, OJK Resmikan 6 Program Ekonomi Kerakyatan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  





foto: Ketua Dewan Komisaris OJK, Muliaman (Merdeka)
foto: Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad (Merdeka)

Brebes, Jelasberita.com| Program ekonomi kerakyatan terus di perkuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di sektor jasa keuangan. Hal tersebut disambut baik oleh Pemerintah karena dinilai sesuai dengan program Pemerintah yang mengupayakan untuk menaikkan ekonomi kerakyatan. Berbagai program pemerintah tersebut antara lain dengan cara meningkatkan akses pembiayaan bagi petani serta Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Juga untuk mempebesar akses keuangan bagi kelompok tersebut.

 




Dilansir dari laman Merdeka.com, OJK sendiri sudah mempersiapkan berbagai langkah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Salah satunya dengan meluncurkan program ekonomi ‘Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat’. Peluncuran dan peresmian program tersebut dilakukan di Desa Larangan Brebes, Jawa Tengah dan disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi pada Senin (11/4)

 

Muliaman D Hadad selaku ketua Dewan Komisioner OJK menjelaskan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan berbagai program guna mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan.

 




“kita sudah mempersiapkan setidaknya enam program ekonomi kerakyatan yang merupakan kebijakan inisatif OJK.” Terang Muliaman di  Brebes.

 

Lebih lanjut Muliaman menngungkapkan bahwa untuk kegiatan yang perdana adalah dengan dilakukannya peresmian Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk beberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Batang, Purwokerto, serta Solo.

 

Untuk langkah kedua, Muliaman mengaku pihaknya akan memberikan akad kredit atau pembiayaan kepada para pengusaha budidaya ikan berdasarkan program jaring. Dan yang ketiga adalah program perluasan agen Laku Pandai besi di Brebes.

 

Sementara untuk langkah yang keempat, akan diadakan aktivasi Simpanan Pelajar (Simpel) di Bank Jateng, yang nantinya akan diberikan kepada para anak petani bawang, dan anak dari pengusaha UMKM,

 

Kemudian untuk langkah yang kelima, pemberian asuransi mikro serta penyerahan polis asuransi yang dikhususkan bagi petani serta peternak. Dan kegiatan yang terakhir adalah pembiayaan alat modal pertanian dan peternakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.