Miris, Setelah Siswi Arogan, kini Muncul Video Seorang Siswi Menghisap Ganja

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




 




Bandung, Jelasberita.com| Dunia Pendidikan di Indonesia sepertinya tengah diguncangkan dengan beberapa pemberitaan miring mengenai sikap para pelajar yang tidak selayaknya di lakukan. Bila sebelumnya sempat heboh mengenai pemberitaan seorang Siswi di Medan yang bersikap arogan kepada Polwan yang menilangnya. Kali ini beredar sebuah video di akun jejaring Youtube, yang memperlihatkan beberapa orang Siswi tengah menghisap ganja

 

Seperti dilansir dari beberapa pemberitaan di Media, dalam video tersebut terlihat dua Siswi yang memperkenalkan dirinya melalui sebuah video dari kamera telepon genggam, sambil memegang dan menghisap sebatang ganja. Dalam video tersebut juga terlihat latar belakang yang menunjukkan bahwa mereka tengah berada di dalam ruangan kelas. Salah seorang siswi yang berada di dalam video tersebut lantas mengaku bahwa dirinya bersekolah di SMA Swasta di Kota Bandung.

 




“Halo kita siswa BPI angkatan 2016. Omat edankan BPI,” ujar seorang siswi yang mengenakan seragam sekolah tersebut.

 

Beberapa saat kemudian, seorang siswi lainnya yang berada di sebelah menimpali ucapannya tersebut. “Jangan lupa budayakan mata merah.” Tambahnya.

 

Video yang berdurasi beberapa detik itu pun lantas bertebaran di jejaring Youtube dengan berbagai judul, salah satunya berjudul “siswi SMA di Bandung Merokok di Dalam Kelas Bikin Heboh!!”. Yang diunggah oleh akun bernama Angeline Fortune dan hingga saat ini sudah ditonton sebanyak 12.303 kali.

 

Sontak, video tersebut menuai banyak kecaman dari berbagai netizen. Seperti yang dikatakan oleh akun bernama Yani Mulyana: “Subhanallah, miris ngeliatnya.” Tulis nya pada kolom komentar.

 

Salah satu aku lainnya bernama Riyan Hamdani memberikan komentar dengan menggunakan bahasa Sunda : “Duka lah kudu komen kumaha deui, pokoknya mah edankan perbaikan moral bangsa.” Tulisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.