Hingga Saat ini, 10 WNI Yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf Dalam Kondisi Sehat, Upaya Negosiasi Terus Dijalankan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: kelompok militan Abu Sayyaf (suaranetizen)




foto: kelompok militan Abu Sayyaf (suaranetizen)

Jakarta, Jelasberita.com| Hingga detik ini, 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina dinyatakan masih dalam keadaan yang baik dan dalam kondisi yang sehat. Pemerintah Indonesia sendiri masih tetap mengupayakan pembebasan 10 warganya tersebut dengan cara diplomasi

 

dilansir dari laman detik.com. hal tersebut disampaikan oleh Direktur PWNI dan BHI Kemlu Lalu Muhammad Iqbal kepada wartawan pada jumat (8/4) malam.

 




“yang jelas sekarang kita sudah dapat informasi yang terpercaya bahwa 10 WNI yang disandera tersebut masih dalam kondisi yang baik dan sehat.” Ujarnya.

 

Sementara itu, Kemenlu tidak henti hentinya melakukan komunikasi dengan pemerintah Filipina guna untuk membebaskan WNI yang disandera tersebut. di lain sisi, hubungan komunikasi dengan kelompok militan Abu Sayyaf juga tetap di jaga.

 

Upaya tersebut dilandasi atas instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang sebelumnya sudah memenrintahkan untuk lebih mengedepankan cara diplomasi dalam upaya pembebasan warganya tersebut.

 

“iya kita tetap selalu menjaga komunikasi dan diplomasi, baik antar negara dan juga dengan kelompok yang menyandera.” Ucap Jokowi selepas menghadiri acara Muktamar PP ke VII di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Jumat (8/4)

 

Jokowi juga menambahkan bahwa ada beberapa upaya pembebasan 10 WNI tersebut yang belum bisa di sampaikan ke publik untuk saat ini.

 

“untuk sekarang kita belum bisa bilang dan buka semuanya ke publik, karena semuanya masih dalam berbagai proses”. Tambahnya.

.

Di tempat terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla saat ditanya mengenai uang tebusan dan deadline, beliau membantah itu semua. Beliau mengatakan bahwa proses negosiasi untuk pembebasan tersebut masih terus berjalan.

 

“ah tidak ada itu soal waktu waktu itu. Gak ada itu.” Imbuh JK ketika di temui di kantor Wakil Presiden di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Jumat (8/4)

Leave a Reply

Your email address will not be published.