5 peraturan aneh Korea Utara untuk warganya

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




Kim Jong Un, penguasa Korea Utara.




Kim Jong Un, penguasa Korea Utara.

Sudah hampir seabad semenanjung Korea belum juga merasakan kedamaian. Walau Korea Selatan dan Korea Utara berasal dari etnis yang sama namun keduanya terpisah sejak perang saudara yang meletus pada 1950 – 1953.

Korea Selatan memilih untuk membentuk pemerintahan republik demokratis namun tidak dengan Korea Utara yang lebih memilih mendirikan negara sosialis di bawah pemimpin Kim Il Sung. Sejak itu, kedua negara ini seakan saling membenci dan sensitif terhadap satu dan lainnya.

Namun, Korea Utara kerap kali membuat kebijakan aneh pada warganya. Kini Korea Utara dipimpin oleh Kim Jong Un, dan masih sama seperti pendahulunya iapun adalah seorang diktator.  Bukannya berubah lebih baik malah semakin banyak peraturan aneh. Ini peraturan-peraturan aneh yang ditetapkan oleh Korea Utara.

1. Gaya rambut yang sudah ditetapkan

Siapa yang tidak tahu tampilan rambut Kim Jong Un. Potongan rambut yang botak di sisi kanan dan kiri namun tebal di bagian tengah ini ternyata ditetapkan sang diktator sebagai gaya rambut yang digunakan untuk seluruh warga pria Korea Utara. Tak hanya pria, wanita dan anak-anak juga dibatasi model rambutnya.




Jika tak mau menggunakan gaya rambut tersebut maka warga hanay diperbolehkan menggunakan 28 gaya rambut yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Wanita yang belum menikah rambutnya harus pendek, pria muda juga rambunya harus pendek. Tak hanya gaya rambut, warga Korea Utara dilarang keras menggunakan celana jeans.

2. Ponsel yang bisa akses internet akan disita negara

Bila ditemukan ada yang membawa ponsel yang dapat mengakses ke dunia luar – dalam istilah lain adalah internet – maka ponsel tersebut akan segera disita oleh pihak berwajib dan disegel ke dalam kantong plastik. Karena, membawa perangkat ini sangat dilarang di Korea Utara. Tentu media juga merasakan akibatnya, media yagn ada di Korea Utara adalah media nasinal itupun hanya satu. Dan beberapa koran dan itu juga milik partai.

3. Bila gagal panen, warga harus makan rumput

Karena masih bersitegang dengan Korea Selatan dan China dan pernah mengalami masa kelaparan yang panjang akibat gagal panen pada 90an maka pemerintah menerapkan kebijakan pada warganya agar memakan akar rumput bila China benar menjatuhkan sanksi lebih keras pada Korea Utara atas uji coba nuklir baru-baru ini.

Begitupun, warga dilarang menyalahkan pemerintah bila mereka pada akhirnya akan mati kelaparan karena gagal panen

4. Korea Utara paksa warganya anggap pemimpin mereka bak tuhan

Dan hal ini telah mendarah daging pada warganya. Bila berkunjung ke Korea Utara, jangan terkejut bila melihat antran panjang di sebuah monumen penghargaan terhadap pemimpin mereka. Mereka ebnar-benar memuja para pemimpin dan banyak pula yang menangis terharu mengenang jasa-jasa pemimpin tersebut. Monumen penghargaan tak hanya dibangun pada satu tempat melainkan tersebar banya di seluruh Korea Utara.

5. Warga terbagi dalam kasta-kasta

Kebijakan diskriminatif buatan Kim Il Sung itu mulai ditetapkan sejak 1957. Kasta yang ditetapkan olehnya terdiri dari tiga. Pertama adalah kasta inti, yaitu keluarga yang memiliki loyalitas pada rezim Kim Il Sung dans etia pada negara. Mereka juga berhak atas akses pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Kedua, kasta netral, yaitu bukan kasta inti namun dapat menikmati fasilitas negara, namun kesejahteraan mereka diatur oleh pemerintah baik di sekolah maupun di partai nantinya.

Ketiga, kasta musuh negara, merekalah yang ingin memberontak, mereka dicap sebagai musuh negara dan keturunan mush negara tidak memiliki akses pendidikan, tidak boleh bekerja, dan tidak boleh tinggal di Pyong Yang.

Selain itu, Korut melarang warganya memiliki mobil. Mobil hanya untuk petinggi militer atau pejabat partai, jadi jangan heran mengapa jalanan Korut menjadi jalanan paling lengang di dunia ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.