Lagi, Arogansi Pelajar SMA Saat Konvoi, Seorang Mahasiswa Dipukuli Hingga Babak Belur

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  




foto: mahasiswa korban pemukulan dari sekelompok pemuda yang diduga merupakan pelajar yang tengah konvoi (tribunnews)




foto: mahasiswa korban pemukulan dari sekelompok pemuda yang diduga merupakan pelajar yang tengah konvoi (tribunnews)

Medan, Jelasberita.com| Satu lagi sikap arogansi yang ditunjukkan oleh para siswa siswi SMA yang tengah konvoi merayakan selepas ujian nasional yang mereka jalani. Adalah Yan Prima Sidabutar (19) yang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria yang diduga merupakan para anak-anak SMA yang mengikuti konvoi.

 

Dikutip dari laman Tribunnews, kejadian bermula ketika Sidabutar yang merupakan warga Komplek Perumahan Griya Permata II Blok BB No 6, Jalan Tanjung Selamat, Kecamatan Pancur Batu sedang berpapasan dengan segerombolan anak SMA yang tengah konvoi di jalan Gagak Hitam/Ringroad.

 




Saat dimintai keterangan, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Sunggal, Inspektur Satu Nur Istiono mengatakan bahwa awalnya korban dan beberapa rekannya, mencoba untuk mengikuti konvoi bersama gerombolan siswa SMA tersebut.

 

“saat di jalan Ringroad, secara tiba-tiba korban dan rekannya yang lain dikejar oleh sekelompok remaja.” Jelas Nur Istiono pada Kamis (7/4) Siang.

 

Saat itu pula, Korban yang merupakan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Medan ini, langsung kaget dan berusaha menghindari pelaku. Akan tetapi sekelompok pemuda tersebut tetap mengejar korban.  Namun naas, saat korban berusaha menghindar dari kejaran sekelompok pemuda tersebut, korban yang menggunakan Sepeda motor Honda Revo warna hitam BK 6763 XD tersebut berbelok ke arah jalan Setia Budi terjatuh lantaran sepeda motornya menabrak motor temannya yang lain.

 

“Saat korban jatuh dan tergeletak di aspal itulah, para pelaku langsung turun dan langsung memukuli korban. Korban pun mengalami luka robek di bagian kepala dan bibirnya. hingga saat ini kita masih menyelidiki motif dibalik pengereyokan tersebut.” tambah Nur Istiono.

 

hingga saat ini, korban tengah dirawat di Rumah Sakit Methodist Medan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.